Rekrutmen CPNS 2024 Difokuskan untuk Ditempatkan di IKN
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah segera membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2024. Rekrutmen CPNS tahun ini akan diprioritaskan untuk ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur (Kaltim).
“Penerimaan baru untuk instansi pusat formasinya akan ditempatkan di IKN secara bertahap. Kita menginginkan mereka yang melamar sudah tahu terkait penempatannya nanti adalah di IKN," kata Plt Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryono Dwi Putranto dalam konferensi pers bertajuk “Persiapan Pengelolaan Manajemen ASN menuju IKN” yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) di Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Baca Juga
Selain formasi CPNS 2024, BKN juga terus menjaring sumber daya manusia (SDM) dari aparatur sipil negara (ASN) yang sudah ada untuk diproyeksikan dipindahkan ke IKN. Potensi dan kompetensi ASN ini menjadi hal utama dalam penjaringan melalui tes kompetensi yang sudah dilakukan sejak 2022.
Hasilnya, terdata ada sebanyak 22.436 ASN pada 2022, kemudian 2023 sebanyak 96.760, dan hingga periode Maret 2024 sebanyak 2.430.
"Ini menjadi prioritas BKN karena memang dipersiapkan untuk mengetahui potensi SDM yang layak dipindahkan ke IKN. Ini masih berlangsung sampai dengan kebutuhan pegawai yang ada di IKN terpenuhi. Kami berharap memang mereka yang pindah adalah yang memiliki talenta yang diperlukan," kata Haryono.
Penjaringan melalui tes potensi dan kompetensi pada prinsipnya dilakukan BKN untuk mendapatkan setepat mungkin talenta-talenta ASN, khususnya yang punya kemampuan di bidang literasi digital dan mereka yang berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif atau yang biasa disingkat Berakhlak.
“Sehingga mereka yang pindah diawal tersebut adalah SDM yang memiliki kriteria baik dari segala aspek khususnya integritas moralitas yang diperlukan,” ujar Haryono.
Pada kesempatan tersebut, Haryono mengungkapkan, BKN terus berkoordinasi dengan kelompok kerja kelembagaan dan ASN serta tim nasional pemindahan, khususnya dalam hal keakuratan data pegawai hingga kebutuhan pegawai di IKN terpenuhi.
Baca Juga
Dikatakan, BKN mendapat kewenangan oleh regulasi untuk melakukan pengelolaan data kepegawaian ASN seluruh Indonesia. Dengan demikian, database yang ada di BKN nanti akan digunakan sebagai dasar dalam pemindahan ASN ke IKN.
"BKN juga terus melalukan pendampingan ke kementerian dan lembaga, karena tentu harus sesuai dengan peta jabatan yang telah disusun oleh masing-masing instansi tersebut,” ujar Haryono.
BKN telah memproses 247 ASN yang berasal dari berbagai Instansi ditambah pengadaan CASN formasi 2023 ke IKN. Hal ini sebagai bentuk dukungan BKN dalam penyiapan SDM untuk dipindahkan ke Otorita IKN (OIKN) sampai dengan Maret 2024.

