Maruarar Sirait Tegaskan Jokowi Berani Jalankan Ajaran Bung Karno
JAKARTA, investortrust.id - Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan sosok yang berani menjalankan ajaran Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno. Hal itu salah satu yang membuat Ara, sapaan Maruarar Sirait untuk mengikuti langkah politik Jokowi.
"Saya selama ini merasakan yang menjalankan ajaran Bung Karno dengan benar, bukan hanya pidato, bukan hanya omon-omon adalah Pak Jokowi," kata Ara dalam wawancara dengan Kompas TV, Sabtu (1/5/2024).
Baca Juga
Prabowo Bertemu Elon Musk, Maruarar Sirait hingga Anindya Bakrie di Bali, Bahas Apa?
Ara membeberkan sejumlah bukti terkait pernyataannya itu. Dikatakan, Bung Karno mengajarkan bangsa Indonesia untuk tidak bergantung pada bangsa lain dengan menggelar Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non-Blok. Jokowi, katanya, menjalankan ajaran Bung Karno tersebut dengan mendatangi langsung Rusia dan Ukraina untuk menghentikan perang di kedua negara tersebut pada akhir Juni 2022 lalu.
"Presiden yang berani datang ke Rusia dan Ukraina itu hanya Jokowi," katanya.
Selain itu, kata Ara, hanya Jokowi yang berani mengambil alih saham mayoritas Freeport yang puluhan tahun dikuasai Amerika Serikat. Jokowi juga berani melarang ekspor nikel hingga berhadapan dengan World Trade Organization (WTO).
Kebijakan ini, menurut Ara, sangat penting karena Indonesia ingin naik kelas dari negara menengah menjadi negara industri. Untuk itu, Indonesia harus mengolah kekayaan alam sendiri sebelum dijual ke negara lain. Kebijakan Jokowi melarang ekspor nikel terbukti meningkatkan pajak hingga berpuluh kali lipat.
"Itu butuh keberanian," tegasnya.
Tak hanya itu, Ara menyatakan Jokowi berani menjalankan ajaran Bung Karno dengan membubarkan organisasi radikal.
Baca Juga
4.000 Sahabat Bang Ara Tangerang Raya Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran
Ara mengakui keberanian-keberanian Jokowi dalam menjalankan ajaran Bung Karno ini yang membuatnya memutuskan mengikuti langkah politik mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ara diketahui pamit dari PDIP dan mendukung Prabowo-Giban di Pilpres 2024.

