PUPR Ungkap Pantai Utara Jawa Turun 12 Cm per Tahun
BALI, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, Pantai Utara Jawa yang membentang dari Jakarta hingga Surabaya mengalami penurunan sampai dengan 12 centimeter (cm) setiap tahunnya. Hal ini disampaikannya pada pertemuan bilateral dengan Menteri Negara Senior Bidang Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Amy Khor di ajang World Water Forum ke-10, Bali, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan itu membahas pengaman pantai dan manajemen banjir yang dilakukan oleh Singapura dan Indonesia. Basuki mengatakan semua garis pantai di Indonesia merupakan prioritas yang harus diamankan.
“Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, untuk itu semuanya adalah prioritas utamanya di Pantai Utara Jawa yang membentang dari Jakarta sampai Surabaya. Setiap tahun (Pantai Utara Jawa) mengalami penurunan 10-12 cm,” kata Basuki dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (22/5/2024).
Untuk meningkatkan infrastruktur pengamanan Pantai, menurut Basuki, perlu dilakukan sharing knowledge antara Indonesia dan Singapura. “Kita perlu mendiskusikan lebih lanjut upaya untuk meningkatkan infrastruktur. Indonesia akan menunjukkan apa yang telah dimiliki, begitu juga dengan Singapura. Saya harap kita bisa membangun kolaborasi,” lanjut dia.
Baca Juga
Amy pun menyampaikan, Singapura saat ini dalam tahap mempelajari pengaman pantai. Sementara untuk manajemen banjir Singapura telah membangun 15 kolam bawah tanah ukuran olimpiade yang digunakan untuk menampung air hujan.
“Kami membagi garis pantai menjadi beberapa bagian dan melihat karakteristiknya masing-masing. Kami yakin Indonesia lebih ahli dalam hal ini dan kita bisa belajar dari satu sama lain. Kami tertarik untuk berkolaborasi dalam pengaman pantai dan manajemen banjir,” ungkap Amy.
Amy menambahkan, dirinya terinspirasi untuk menyelenggarakan “Singapore Water Week” seperti gelaran World Water Forum ke-10 di Bali ini. “Forum ini sangat terorganisasi dengan baik dan semuanya cantik. Terima kasih atas keramahannya,” ujar dia.
Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung Singapore International Water Week (SIWW) 2024 yang akan digelar pada Juni mendatang. Ajang ini diharapkan dapat menarik investasi untuk menggarap proyek-proyek air bersih dan sanitasi di Indonesia.
Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Bobby Gafur Umar menjelaskan, peningkatan fokus pada swasembada pangan, energi dan air, serta peningkatan infrastruktur air dan sanitasi rumah tangga menjadi perhatian utama, baik bagi pemerintah maupun pihak swasta, guna mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Oleh sebab itu, sinergitas yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha dianggap krusial dalam mengatasi tantangan ini. Kerja sama antara Kadin Indonesia di SIWW 2024 diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengatasi tantangan ini dan mencapai tujuan akses universal terhadap air bersih dan sanitasi,” kata Bobby dalam panel diskusi Singapore International Water Week (SIWW) 2024: Indonesia Roadshow di Kadin Lounge, Menara Kadin, Jakarta, Selasa (7/5/2024).
SIWW 2024 akan diselenggarakan pada 18-22 Juni 2024 yang berlokasi di Sands Expo & Convention Centre, Marina Bay Sands, Singapura. Gelaran SIWW 2024 bertujuan menjadi platform utama bagi pemimpin global, pakar, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, guna berbagi praktik terbaik dalam menghadapi tantangan air perkotaan, pesisir, dan banjir.
Ajang ini akan menampilkan inovasi-inovasi terbaru dalam teknologi air serta memberikan peluang bisnis dan investasi yang berharga bagi para peserta dalam mengatasi tantangan terkait air dan iklim perkotaan.

