Jokowi Awali Agenda World Water Forum 2024 dengan Santap Malam di GWK
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengawali rangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) Ke-10 dengan menghadiri jamuan santap malam di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/5/2024).
Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta menginformasikan agenda itu beberapa saat setelah Presiden Jokowi tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung sekitar pukul 16.00 Wita.
Presiden Jokowi akan bersantap malam bersama para pemimpin dan delegasi dari 48 negara perwakilan dan organisasi internasional.
Baca Juga
Presiden Jokowi Bertolak ke Bali untuk Hadiri KTT World Water Forum Ke-10
Jokowi tiba di Bali menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa serta rombongan dari Jakarta. Tampak menyambut kedatangan Presiden Jokowi, yakni Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.
Turut menyambut Jokowi, di antaranya, Penjabat Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, Kapolda Bali Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narendra, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Agni Prayogo, dan Danlanal Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo.
Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungakapkan, sebanyak 120 proyek strategis terkait air dan sanitasi bernilai US$ 9,4 miliar diharapkan akan disepakati saat gelaran World Water Forum ke-10 di Bali pada 18 Mei hingga 25 Mei 2024.
"Kita harus menghasilkan concrete deliverables dari forum ini. Akan melaksanakan 120 proyek strategis terkait air bernilai US$ 9,4 miliar, termasuk tindak lanjut dari inisiatif Indonesia di G-20 tahun 2022 yaitu G-20 Bali Global Blended Finance Alliance (GBFA) yang akan mendukung pendanaan untuk aksi iklim termasuk mengatasi krisis air. Kami akan mengadakan launching Sekretariat GBFA dan penandatanganan LoI dengan beberapa negara sebagai founding member tanggal 20 Mei nanti, Setneg dan Kemenlu harap fasilitasi para undangan high level yang belum mendapatkan akses masuk," kata Luhut saat membuka rapat koordinasi panitia nasional World Water Forum ke-10 di Laguna Resort and Spa, Bali, Kamis (16/5/2024).
Baca Juga
Presiden Fiji Tegaskan World Water Forum Ke-10 Harus Jamin Keamanan Air
Luhut mengungkapkan forum air terbesar dunia tersebut akan dihadiri sebanyak 13.448 orang dari 148 negara. Delegasi VVIP terdiri dari delapan kepala negara dan wakil kepala pemerintahan, tiga utusan khusus, dan 38 menteri.
"Interest terhadap acara ini semakin meningkat. Terdapat juga anggota parlemen dari berbagai negara, perwakilan daerah, asosiasi, perusahaan swasta dan pemuda," jelasnya.

