LHKPN 2023, Harta Jokowi Naik Rp 13,4 Miliar dalam Setahun
JAKARTA, investortrust.id - Harta Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkat Rp 13,4 miliar dalam setahun terakhir. Hal itu setidaknya terlihat dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang terakhir dilaporkan Jokowi pada 2023 lalu.
Dikutip dari elhkpn.kpk.go.id, harta Jokowi yang dilaporkan ke KPK terakhir kali mencapai Rp 95,8 miliar atau tepatnya Rp 95.820.385.076. Meski demikian, belum ada perincian mengenai harta Jokowi tersebut karena masih dalam tahap verifikasi.
"Status pelaporan: sudah lapor. Status LHKPN: proses verifikasi," tulis keterangan di laman elhkpn.kpk.go.id yang dikutip Senin (25/3/2024).
Baca Juga
Dicopot dari Dirut Taspen karena Terseret Korupsi, ANS Kosasih Punya Harta Rp 47 M
Harta Jokowi yang tercantum dalam LHKPN periodik 2023 itu naik Rp 13,4 miliar dibanding pelaporan sebelumnya. Dalam LHKPN tertanggal 17 Maret 2023 untuk laporan periodik tahun 2022, Jokowi megnaku mempunyai harta sebesar Rp 82,3 miliar atau tepatnya Rp 82.369.583.676.
Dalam LHKPN itu, Jokowi mengaku mempunyai 20 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai kota, seperti Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Boyolali, dan Jakarta Selatan. Seluruh tanah dan bangunan milik Jokowi itu ditaksir senilai Rp 66.242.200.000.
Baca Juga
Dipandu Dirjen Pajak, Presiden Jokowi, Wapres, dan Menteri Kompak Lapor SPT Tahunan
Untuk kendaraan, Jokowi mengaku mempunyai mobil Suzuki Pick Up tahun 1997 seharga Rp 10 juta, mobil Isuzu Truck tahun 2002 senilai Rp 40 juta, motor Yamaha Vega tahun 2001 seharga Rp 2 juta, mobil Mercedes Benz tahun 2004 seharga Rp 125 juta. Kemudian, mobil Mercedes Benz tahun 1996 seharga Rp 60 juta, mobil Isuzu Truck tahun 2002 Rp 30 juta, mobil Nissan Grand Livina tahun 2010 seharga Rp 65 juta, dan mobil Nissan Juke tahun 2012 seharga Rp 100 juta.
Secara total, delapan unit kendaraan Jokowi itu ditaksir senilai Rp 432 juta. Jokowi juga mengaku memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 356,9 juta serta kas dan setara kas senilai Rp 15,3 miliar.

