131.600 Rumah Tangga Nikmati Listrik Program BPBL di 2023
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan mengungkapkan sebanyak 131.600 rumah tangga mendapatkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sepanjang tahun 2023. Angka ini melebihi dari yang semula ditargetkan, yaitu 125.000 rumah tangga.
“Tahun 2023 target kita di APBN ada 125.000 rumah tangga sambungan pasang baru,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu dalam konferensi pers, Kamis (18/1/2024).
Jisman menerangkan, sambungan pasang baru ini sebenarnya diberikan kepada masyarakat yang belum mempunyai kWh tersendiri, alias belum berlangganan dengan PLN. Ia menyayangkan karena jaringan distribusi sebetulnya sudah tersedia di depan rumah masyarakat.
Baca Juga
Target Transmisi dan Pembangkit Listrik Tak Tercapai, Ini Kata Kementerian ESDM
“Jadi saya pikir ini penting, apalagi di desa-desa. Ketika satu rumah tangga dia tidak bisa berlangganan, padahal listrik sekarang sudah menjadi kebutuhan primer, maka program ini menjadi sangat penting dan sangat diperlukan oleh masyarakat,” jelas Jisman.
BPBL yang diberikan di 2023 kemarin sejatinya mengalami peningkatan dari tahun 2022. Pada 2022 pasalnya ditargetkan 80.000 pemasangan dan kemudian terealisasi melebihi target tersebut, yakni 80.183.
Sementara itu untuk tahun 2024 ini, Ditjen Ketenagalistrikan mencatat ada sekitar 200.000 rumah tangga yang membutuhkan BPBL. Masyarakat tersebut dikatakan belum mempunyai kWh tersendiri untuk berlangganan dengan PLN.
Baca Juga
Peduli Isu Lingkungan, Mobil Listrik Jadi Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

