Maruarar Sirait Ungkap Alasannya Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
JAKARTA, investortrust.id - Politikus senior Maruarar Sirait mengungkap alasannya mendukung capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Alasan itu diungkapkan Bang Ara, sapaan Maruarar Sirait saat mendampingi Prabowo dalam acara deklarasi dukungan Sahabat Bang Ara untuk kemenangan Prabowo-Gibran di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (21/1/2024).
Ara mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo merupakan lambang kerukunan di Indonesia. Hal ini mengingat Jokowi dan Prabowo adalah rival di Pilpres 2014 dan 2019. Namun, selepas Pilpres 2019, Jokowi mengajak Prabowo membantunya di pemerintahan.
“Pak Jokowi dengan rendah hati meminta Pak Prabowo membantu di dalam pemerintahan. Dan Pak Prabowo yang bertarung keras dua kali, walaupun pendukung Pak Prabowo ada yang tidak suka, menganggap Pak Prabowo menjadi pengkhianat karena bergabung dengan lawannya, tetapi demi bangsa dan negara, demi kerukunan, Pak Prabowo dan Pak Jokowi rela untuk bersatu. Untuk Indonesia,” kata Ara dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta.
Baca Juga
Soal Langkah Politik Setelah Keluar dari PDIP, Ini Jawaban Maruarar Sirait
Ara menyatakan, Jokowi dan Prabowo merupakan contoh rivalitas tidak lebih besar dibandingkan kepentingan bangsa dan negara yang mendambakan perdamaian.
“Kalau tidak ada Jokowi dan Prabowo, tidak ada contoh soal kerukunan. Pemimpinnya cuma ada konflik terus. Bertarung terus. Kita bersyukur. Bung Karno mengajarkan ‘jasmerah’, jangan melupakan sejarah,” kata Ara.
“Pak Jokowi dan Pak Prabowo menghormati sejarah dan juga membuat sejarah. Bukan hanya di Indonesia, tetapi di dunia. Ini adalah nilai kelas dunia. Nilai juara. Dua orang yang bertarung keras bisa bersatu untuk Indonesia,” lanjutnya.
Ara juga mengaku belajar dari Prabowo soal sikap apa adanya dan menyebut Prabowo sebagai sosok yang tulus.
"Saya belajar dari Bapak apa adanya. Saya salut dengan ketulusan Bapak dan selama Bapak empat tahun selalu setia mendukung Pak Jokowi," katanya.
Untuk itu, Ara mendoakan Prabowo dapat memimpin bangsa Indonesia selama 10 tahun ke depan.
“Kita doakan Pak Prabowo menjadi Presiden Indonesia 10 tahun. Kita doakan sehat. Tolong bantu program-program pemerintah yang bisa menyejahterakan rakyat di tanah Majalengka ini,” kata Ara.
Dalam kesempatan ini, Prabowo berterima kasih kepada Ara karena sudah mengundangnya ke Majalengka. Prabowo bahkan meminta Bang Ara untuk masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
"Saya juga akan meminta kesediaan Bung Ara untuk masuk Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran," ungkap Prabowo.
Baca Juga
Maruarar Sirait Tegaskan Jokowi Tidak Arahkan untuk Mundur dari PDIP dan Dukung Prabowo-Gibran
“Dia belum menyatakan bersedia tetapi saya sudah daulat dia. Harus terima! Jangan keras-keras jabat tangannya. Ini orang Batak keras banget (jabat tangan),” kelakarnya.
Dalam acara yang dimeriahkan dengan bazar murah, pentas seni tradisional, senam sehat, hingga joget gemoy itu, Prabowo berterima kasih kepada masyarakat Majalengka yang telah membuatnya berolahraga. Prabowo menyatakan, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Prabowo meyakini, bersama timnya, jika kelak mendapatkan mandat, mampu membawa Indonesia menjadi negara yang sejahtera.
“Kau berikan semangat, keberanian untuk saya. Kau bikin saya tambah sehat, kau bikin saya tambah muda. Saudara-saudara sekalian, percayalah bahwa negara kita sangat kaya, kita akan jadi negara sejahtera. Kalian akan hidup dengan baik,” katanya.

