Survei Indikator: 86,7% Masyarakat Percaya kepada Jokowi
JAKARTA, investortrust.id - Tingkat kepercayaan masyarakat kepada Presiden Jokowi (Jokowi) mencapai angka 86,7%. Tingkat kepercayaan masyarakat kepada Jokowi hanya kalah dari tingkat kepercayaan kepada TNI yang mencapai angka 89%.
Selanjutnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) meraih kepercayaan 7,62% Polri (75,3%), pengadilan (75,2%), MK (70,8%), KPK (70,3%), MPR (70%), DPD (68,3%), DPR (64,8%), dan partai politik (64,2%).
Baca Juga
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan presiden cenderung fluktuatif. Namun, tren kepercayaan publik terhadap presiden cenderung turun sepanjang 2023.
"Secara umum tingkat kepercayaan warga terhadap TNI dan presiden cenderung lebih sedikit fluktuasinya, perubahannya relatif landai, tetapi sepanjang tahun 2023 tampak memiliki kecenderungan yang menurun," kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei secara daring, Selasa (23/1/2024).
Indikator Politik Indonesia menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi sempat menyentuh angka tertinggi pada Juni 2023. Saat itu, Jokowi mendapat kepercayaan dari 92,8% responden dan Jokowi dipercaya oleh.
Namun, setelah itu, tren kepercayaan publik terhadap Jokowi fluktuatif dengan kecenderungan menurun. Pada Oktober 2023 misalnya, tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi mencapai 90,1%. Angka kepercayaan publik terhadap Jokowi turun menjadi 88,3% pada survei 26 Oktober 2023-1 November 2023. Angka itu turun kembali menjadi 87,5% pada 23 November 2023-1 Desember.
Burhanuddin tak membeberkan faktor yang membuat kepercayaan publik terhadap Jokowi turun.
Baca Juga
Kepercayaan terhadap MK Turun, Indikator: Akibat Putusan Minimal Usia Cawapres
Survei melibatkan 4.560 responden dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional dengan 13 provinsi yang oversample yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, dan NTT. Margin error sekitar 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan sampel terpilih diwawancarai dengan tatap muka.

