82%, Kepuasan Publik terhadap Jokowi dan Menteri Bahlil
JAKARTA, Investortrust -- Kepuasan publik atas kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, sama-sama 82%. Hal tersebut diutarakan Tenaga Ahli Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rizal Calvary Marimbo dalam keterangannya di Jakarta, hari ini.
"Ini survei yang bilang, bukan saya, sama-sama 82 persen. Survei Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Menteri Investasi/Kepala BKPM mencapai 82,6 persen dalam menggenjot investasi di Tanah Air.," ujar Rizal, Senin (24/07/2023).
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, angka kepuasan di atas 80 persen itu cukup tinggi. Tingkat kepuasan ini dipaparkan dalam hasil survei bertajuk "Kepemimpinan Nasional dan Dinamika Elektoral Jelang 2024 di Mata Generasi Muda" yang dirilis di Jakarta, Minggu (23/07/2023).
Hasil temuan tersebut diperoleh lewat survei dalam rentang 20-24 Juni 2024. Survei dilakukan pada 1.220 orang, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Prestasi di Tengah Pandemi Covid-19
Prestasi Bahlil yang paling diingat publik adalah ketika ia bersama seluruh jajaran Kementerian Investasi/BKPM berhasil melampaui target realisasi investasi, bahkan di tengah pandemi Covid-19. Pada 2020, realisasi investasi mencapai Rp 826,3 triliun atau tumbuh 2,1 persen year on year (yoy), dan mencapai 101,1 persen dari target tahun 2020 yang dipatok sebesar Rp 817,2 triliun.
Berikutnya, pada 2021, realisasi investasi mencapai Rp 901,2 triliun, dan tercatat kembali berhasil melampaui target yang ditetapkan Presiden Jokowi sebesar Rp 900 triliun. Begitu pula pada 2022, realisasi investasi berhasil melewati target Rp 1.200 triliun, yakni dengan capaian Rp 1.207,2 triliun.
Rizal mengatakan, dirinya sebagai pembantu Menteri Bahlil, menyaksikan sendiri Menteri Bahlil langsung turun ke pabrik-pabrik dan lokasi proyek-proyek investor di saat pandemi Covid-19, untuk memastikan produksi dan realisasi investasi tetap berjalan. "Waktu Covid-19, di saat orang ngumpet dan lockdown di rumah, Menteri Bahlil justru tiap hari ke lapangan, menyelesaikan masalah yang dihadapi investor. Beberapa kali kena Covid, tapi enggak kapok. Jalan terus sampai ke berbagai pulau," ucap dia.
Kepuasan terhadap Jokowi Menguat
Sementara itu, Rizal mengatakan, survei belum lama ini mengungkapkan, tingkat kepuasan masyarakat kepada pemerintahan Jokowi-Wapres Ma’aruf Amin mencapai 82 persen. "Simetris antara kinerja investasi dengan kinerja pemerintahan Jokowi jauh lebih luas," papar dia.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo pada April 2023. Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengungkapkan 82 persen masyarakat puas dengan kerja Jokowi.
Dia mengatakan angka kepuasan publik terhadap Jokowi jauh lebih kuat dibandingkan tahun 2015. "Angka ini memang cukup tinggi," ucapnya.
Djayadi menjelaskan sejumlah alasan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi tinggi. Salah satu penilaian tertinggi mengenai ekonomi, terutama inflasi terkendali.
“Jika inflasi di era seorang Presiden turun, maka tingkat kepuasannya tinggi. Namun, jika inflasi malah melonjak, maka tingkat kepuasan terhadap Presiden rendah,” papar Djayadi.

