Prabowo Puji Megawati: Saya Akui Berjasa dan Berbuat Banyak
JAKARTA, investortrust.id - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengakui presiden-presiden RI banyak berjasa dalam membangun Indonesia. Salah satunya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang disebut Prabowo banyak berjasa.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Dialog Capres Bersama Kadin di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (12/1/2024). Prabowo mengatakan, Jokowi merupakan pemimpin yang berhasil mengelola ekonomi dan perdamaian di Indonesia.
“Di mana ada negara sebesar kita tapi inflasi rendah, terkendali. Pertumbuhan salah satu yang terbaik di dunia. Kita punya ekspor bagus, cadangan ada. Harus diakui secara rasional, Presiden Jokowi termasuk berhasil mengelola ekonomi, negara, dan perdamaian,” kata Prabowo.
Baca Juga
Prabowo yakin akan bisa lebih baik lagi dengan pondasi yang sudah dibangun pemerintah sebelumnya. Dikatakan, membangun sebuah negara tidak ada yang seketika. Untuk itu, semua proses, sumbangan, dan fondasi pembangunan yang diletakkan para pemimpin sebelumnya harus dihargai.
"Kita lihat yang sudah dibangun ibarat landasan. Semua presiden sebelumnya meletakkan landasan. Semua presiden berjasa. Harus diakui. Terus terang saja, saya mengakui Ibu Megawati pun berjasa, berbuat banyak. Dengan semua landasan itu kita harus berani untuk berpikir besar,” kata Prabowo.
Dengan jasa-jasa para presiden, Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk berpikir besar. Prabowo meyakini Indonesia bisa menjadi negara besar.
"Kita, menurut pendapat saya, terlalu lama dijajah barat sehingga terjadi rasa rendah diri, selalu merasa tidak mampu, miskin. Kita kaya, kita mampu dan harus mampu. Kenapa Korea bisa bikin mobil bagus? Kenapa Indonesia tidak? Hai, pengusaha di mana keberanian kalian entrepreneurship kalian? Saya gugah," kata Prabowo.
Baca Juga
Ungkit "Dosa" Lama, Prabowo Sebut IMF Nggak Cinta Indonesia, Apa Maksudnya?
Prabowo menekankan, dirinya bersama cawapres Gibran Rakabuming Raka akan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan Presiden Jokowi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Beberapa di antaranya dengan mempercepat hilirisasi, pemerataan ekonomi, serta menekan kemiskinan dan korupsi.
“Kita mau maju terus menuju Indonesia emas? Kita harus punya tekad dan program. Saya dengan KIM, Prabowo-Gibran. Kita adalah tim yang ingin melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh Presiden Joko Widodo,” katanya.

