Terjadi Sejumlah Kecelakaan KA, Menhub Tekankan Aspek Keselamatan Perkeretaapian
SIDOARJO, investortrust.id - Menyusul terjadinya sejumlah kecelakaan di sektor perkeretaapian beberapa waktu belakangan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya memperbaiki aspek keselamatan sektor perkeretaapian.
Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam rapat koordinasi bidang perkeretaapian di Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, yang dihadiri sejumlah pihak yakni Ditjen Perkeretaapian, PT KAI, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Pemerintah Daerah di Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, Menhub menekankan kepada seluruh peserta rakor bahwa aspek keselamatan adalah hal utama yang harus diperhatikan.
Baca Juga
Update Kecelakaan Kereta Api di Bandung: 37 Korban Luka Dirawat di 4 RS
Menhub mengingatkan, belakangan terjadi sejumlah kecelakaan di sektor perkeretaapian, di antaranya kecelakaan yang melibatkan KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya, KA Pandalungan yang anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin, dan kecelakaan di perlintasan sebidang di sejumlah daerah seperti Klaten, Banyuwangi, dan Tebing Tinggi. “Pada pertemuan kali ini, kami membahas bersama-sama yang melibatkan unsur terkait, untuk mengevaluasi dan mengupayakan perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan semua pihak. Saya menekankan bahwa nomor satu adalah safety,” kata Menhub dalam keterangan usai meninjau Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur.
Menhub menegaskan, pemerintah bersama segenap pemangku kepentingan berkomitmen penuh menjaga keselamatan perkeretaapian dan menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya pengguna setia atau pecinta kereta api. Pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya perbaikan agar masyarakat merasa aman dan nyaman menggunakan kereta api.
Pembangunan Jalur Ganda
Sementara itu Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyampaikan, pada umumnya. sistem perkeretaapian sudah berjalan dengan baik. Ia mencatat bahwa beberapa tahun ini tingkat kecelakaan di kereta api sudah sangat rendah.
"Tapi, tetap kami melihat masih ada kekurangan-kekurangan, yang bersama-sama perlu dilakukan peningkatan-peningkatan yang bersifat mendasar terkait aspek keselamatan," ungkapnya.
Sejumlah langkah disiapkan Kemenhub untuk meningkatkan aspek keselamatan perkeretaapian. Di antaranya yaitu terus melakukan pembangunan jalur ganda dan peningkatan kualitas jalur kereta sesuai standar track quality index (TQI) kategori 1 dan 2 hingga 94% dari total keseluruhan jalur kereta api di Indonesia, pada tahun 2024. Selain itu, mengevaluasi sistem persinyalan dan menjalankan penyelenggaraan operasional kereta api sesuai dengan standard operational procedure (SOP) yang telah ditetapkan,
Kemenhub juga terus berupaya menangani perlintasan sebidang dengan melibatkan sejumlah pihak. Ini seperti Kementerian PUPR, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Baca Juga

