Okupansi Kereta Api Lebih Dari 100%, Kelas Eksekutif Laku
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat, keterisian kursi atau okupansi kereta dengan keberangkatan dari Gambir, Jakarta, ada yang melampaui 100%. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyebutkan, sejumlah destinasi paling laris di masa mudik lebaran adalah Yogya.
“
Misalnya Argo Merbabu 100%, Shandrani 101%, terus Argo Cirebon 104%, Mandahan 128%. Kenapa bisa lebih dari 100%, banyak orang yang turun, seat itu terjual lagi. Misal dari Jakarta turun di Purwokerto, dari situ ada yang naik lagi bisa ke Yogya atau Solo,” jelas Didiek usai Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2024, Jumat (5/4/2024).
Sedangkan untuk seluruh jenis tiket kereta dengan keberangkatan dari Gambir pada Jumat (5/4) dicatat sudah mencapai 90% atau terjual 16.442 kursi dari kapasitas 18.282. Sementara, penjualan tiket untuk keberangkatan Sabtu (6/4) dari Gambir sudah mencapai 91% atau 16.701 kursi.
“Tetapi ini besok bisa berubah lagi karena orang masih bisa beli. Di aplikasi itu kalau seat belum terjual, akan muncul,” imbuh Didiek.
Baca Juga
Gelar Apel Pasukan Angkutan Lebaran, KAI Pastikan Keandalan Layanan Mudik
Mengingat, tiket yang paling banyak tersedia untuk pemberangkatan dari Gambir adalah kelas eksekutif, KAI turut menginformasikan bahwa tiket eksekutif pada periode mudik ini ikut laku keras.
Dalam catatannya, tiket untuk gerbong suite class compartment sudah terjual 62,5% atau 10 kursi dari kapasitas 16 dalam satu gerbong.
“Argo Sindoro sudah terjual habis. Luxury ada yang 36, terjual 37, ada orang turun di Semarang, naik lagi satu. Jadi yang luxury rata-rata sudah terjual,” jelas Didiek.
Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di periode Angkutan Lebaran ini, KAI menambah 842 personel ekstra yang terdiri dari 322 petugas pemeriksa jalur ekstra, 359 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, dan 161 petugas daerah pemantauan khusus.
Sebagai langkah peningkatan keamanan dan ketertiban (kamtib) KAI menyiapkan 9.689 tenaga kamtib yang terdiri dari 1.216 Polsuska, 7.634 security, serta 839 eksternal (TNI/Polri).
Di samping itu, KAI telah memastikan keandalan sarana dan prasarana, bersama Kementerian Perhubungan serta melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima. Sebanyak 472 lokomotif dan 1.872 gerbong kereta, dan 99 KRD yang siap dioperasikan guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggan KAI. (CR-10)

