Erick Thohir Hampir Pasti Dampingi Prabowo, Cek Kelebihan dan Kekurangan 5 Nama yang Sempat Beredar
JAKARTA, Investortrust.id – Nama menteri BUMN Erick Thohir hampir pasti bakal menjadi sebagai bakal calon wakil presiden untuk mencampingi calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pernyataan dari seorang sumber di lingkaran terdekat Prabowo Subianto ini seperti menafikan sejumlahn nama-nama yang awalnya digadang bakal menjadi pendamping Prabowo menuju kursi RI 1 di Pilpres tahun 2024 mendatang.
Menanggapi hal itu, pengamat politik Muhammad Qodari menyampaikan, sebelumnya ada lima nama yang diprediksi bakal mendampingi Prabowo. Nama-nama tersebut adalah Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo, lalu Khofifah Indar Parawansa yang masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, lalu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, diikuti nama Yusril Ihza Mahendra yang kini menjadi nakhoda Partai Bulan Bintang, dan terakhir tentunya nama yang hampir pasti diumumkan sebagai calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto, yakni Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga
Menurut Qodari, kelima nama yang beredar tersebut punya kelebihan masing-masing, pun kekurangan. Ia menyebut Khofifah yang memiliki kelebihan sebagai prempuan pemimpin, di negara dengan jumlah pemilih yang sebesar 50% di antaranya adalah perempuan. “Kelebihan kedua dari Nahdlatul Ulama, muslim kita 50% itu Nahdlatul Ulama, yang ketiga dia punya kaki yang kuat di Jawa Timur. Kelemahannya saat ini ia masih terkonsentrasi di Jawa Timur,” kata Qodari.
Nama berikutnya yang ia sebut adalah Airlangga Hartarto dengan kelebihannnya bakal mengisi portofolio ekonomi dalam kepemimpinan Prabowo jika menang pemilu, Airlangga juga berasal dari Golkar dengan mesin politik yang besar. “Tapi kekurangannya angka survey dia sebagai pribadi relatif kecil,” ujarnya.
Giliran Gibran, Qodari menyebut kelebihan yang dimiliki putra Jokowi ini adalah mampu meraup potensi suara dari pendukung jokowi yang puas, yakni sebesar 80% dari jumlah pemilih. “Ia kuat di Jawa Tengah, bisa ambil suara dari Jawa Tengah, dan mewakili pemilih usia muda dari 17 tahun – 40 tahun yang porsinya 52% dari pemilih. Kekurangannya ada pro kontra soal isu dinasti,” tutur Qodari.
Baca Juga
Akhirnya ke KPU Juga, Mahfud MD Kenang Kegagalan Jadi Cawapres 5 Tahun Lalu
Sementara itu Yusril dinilai punya pengalaman panjang dan merupakan tokoh hukum yang bisa mengimbangi pamomr Menkopolhukkam Mahfud MD yang telah didapuk Megawati Soekarnoputri mendampingi Ganjar Pranowo. “Kelemahannya, surveinya masih kecil dan ia mewakili daerah yang wilayahnya kecil, Belitung.”
Nah, Erick Thohir juga bukannya tanpa kelemahan. Tapi dari sisi kelebihan Erick merupakan personal dengan ntingkat elektakblitas paling tinggi di bursa cawaptres. “Track record sebagai Menteri BUMN bagus. Jaringan ke teman-teman pengusaha kuat. Kelemahannya mungkin akan mendapatkan resistensi dari Partai Golkar,” ujar Qodari.
Berikutnya soal seberapa valid Erick bakal mendapingi Prabowo, Qodari beranggapan secara teori di atas kertas semua nama telah bisa dikalkulasikan tingkat keberhasilannya. Namun ia mengaku tak bisa memberikan kesimpulan akhir. Ia bahkan menyebut kesimpulan akhir bisa jadi akan bersifat spiritual. “Kesimpulan akhir bisa jadi akan bersifat spiritual, dikonsultasikan dengan ‘langit’ dulu. Ya gak bisa kita simpulkan dengan kalkulasi politik atau matematika,” tandasnya.

