Kelakar Prabowo di Dialog Kadin: Mohon Saya Jangan Dikasih Nilai Jelek
JAKARTA, Investortrust.id - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menghadiri dialog dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pada Jumat (12/1/2024). Prabowo mengaku merasa terhormat bisa berkesempatan menyampaikan visi dan misinya, terutama di bidang ekonomi di hadapan pengurus dan anggota Kadin seluruh Indonesia.
Sebelum menyampaikan paparannya, Prabowo menyapa tokoh-tokoh yang hadir. Mulai dari Ketua Dewan Pertimbangan Kadin, Anindya Bakrie; Plh Ketua Umum Kadin, Yuki Nugrahawan Hanafi; Wakil Kepala Koordinator Dewan Pertimbangan Kadin, Carmelia Hartoto; Ketua Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi; serta Ketua TKN sekaligus mantan Ketua Umum Kadin, Rosan Roeslani Perkasa.
Selain itu hadir pula mantan Menteri Keuangan sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kerakyatan Kadin, Bambang Brodjonegoro; Burhanuddin Abdullah hingga Ilham Habibie. Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menyebut satu per satu tokoh yang hadir sambil berkelakar.
"Begitu banyak tokoh yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Mohon saya jangan dikasih nilai jelek," ujar Prabowo yang diikuti tawa para pengurus serta anggota Kadin yang hadir.
Baca Juga
Dialog Capres - Kadin, Prabowo: Presiden Jokowi Berhasil Mengelola Ekonomi
Prabowo pun mengawali paparannya dengan menegaskan seluruh elemen bangsa Indonesia, termasuk pengusaha harus bekerja sama untuk memajukan Indonesia. Menurutnya, kesamaan visi itu harus dimiliki setiap anak bangsa.
"Jadi setiap usaha, setiap persaingan kompetisi itu memang diperlukan, tetapi dalam kerangka seabagai anak-anak suatu keluarga besar," ucapnya.
Oleh sebab itu, Prabowo menegaskan seluruh elemen bangsa harus bersatu dalam mewujudkan kedamaian dalam rangka menuju kemakmuran bersama. Menteri Pertahanan itu mengatakan jangan sedikit-sedikit kita tersulut dalam perbedaan-perbedaan.
"Jangan kita sedikit-sedikit kembali ke masa lalu yang mengutamakan perbedaan, ketidakcocokan. Harus kita cari titik pertemuan, kebersamaan. Saya belajar dari sejarah adalah tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian," tuturnya.
Baca Juga
Sebelumnya, debat capres yang berlangsung Minggu (7/1/2024) menjadi sorotan. Sebab, dua capres yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sama-sama memberikan penilaian minor atas kinerja Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.
Ganjar memberikan nilai 5 dari 10, sementara Anies memberikan nilai 11 dari 100. “Lima juga. Saya punya datanya dan kemudian akan saya sampaikan,” ucap Ganjar dalam debat ketiga Capres yang digelar KPU, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Usai mendengar jawaban Ganjar Pranowo yang memberikan nilai 5 terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai Menhan, Anies pun menimpalinya dengan turut juga memberikan skor.
“Kalau menurut saya skornya justru di bawah lima, kalau lima itu ketinggian Mas Ganjar. 11 Mas, 11 dari 100 (nilainya),” timpal Anies.

