Prabowo Tiba di Tanah Air seusai Hadiri KTT BRICS 2026
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Senin (14/9/2026) dini hari setelah menghadiri KTT BRICS 2026 di New Delhi, India.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pukul 00.08 WIB. Di bawah tangga pesawat, tampak menyambut kedatangan Presiden Prabowo, yakni Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.
Baca Juga
Seskab Teddy Ungkap 3 Pesan Utama Prabowo untuk Dunia di KTT BRICS 2026
Selama di New Delhi, Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS 2026 sebagai anggota penuh. Dalam forum pertemuan tersebut, Prabowo salah satunya menyampaikan kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara.
“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri," ucap Presiden Prabowo.
Kunjungan Prabowo ke New Delhi sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota dan mitra BRICS. Kehadiran Indonesia dalam rangkaian KTT tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat dalam menghadapi dinamika global serta mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga
Prabowo Ajak BRICS Perkuat Industrialisasi dan Rantai Pasok Global
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian agenda di New Delhi, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas langsung kembali ke Tanah Air.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan, yaitu Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
