Kemenkes Catat 4.082 Kasus ISPA Akibat Karhutla, 5,3 Juta Masker Didistribusikan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebut sebanyak 4.082 orang masih menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, secara kumulatif terdapat sekitar 13.500 kasus ISPA yang tercatat sejak Juli hingga Agustus 2026. Sebagian pasien telah dinyatakan sembuh setelah mendapatkan penanganan.
"Sebagian sudah sembuh dengan penanganan yang kita lakukan, tapi di hari kemarin itu ada 4.082 yang masih ISPA,” kata Dante dalam konferensi pers Update Penanganan Bencana di Provinsi NTT, serta Penanganan Dampak Karhutla di Bidang Kesehatan di berbagai wilayah di Indonesia di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat, (28/8/2026).
Untuk menekan risiko gangguan kesehatan akibat pencemaran udara, Kemenkes telah mendistribusikan sekitar 5,3 juta masker ke sejumlah provinsi yang terdampak karhutla.
“Kita sudah mengirimkan kira-kira 5,3 juta masker ke seluruh provinsi yang terdampak tersebut secara total. Itu ada yang sudah ada di Dinas Provinsi, sudah ada di Dinas Kesehatan Kabupaten dan total-total kita punya 5,3 juta yang sudah terdistribusi secara merata sesuai dengan kebutuhan di tempat-tempat yang terdampak,” ujarnya.
Selain distribusi masker, Dante juga bilang Kemenkes menyiagakan tenaga medis di wilayah terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera, yang terdiri atas sekitar 18.000 dokter umum, 189 dokter paru, 238 dokter THT, 280 dokter mata, dan 212 dokter kulit.
