Prabowo Luncurkan PLTS 100 GW, Diawali 14 PLTS di 6 Provinsi Berkapasitas 5,3 GW
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) yang diawali dengan 14 PLTS di enam provinsi dengan kapasitas total 5,3 GW. Peluncuran program ini berlangsung di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa (25/8/2026).
“Pada sore hari ini, Selasa, 25 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini secara resmi saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak diawali dengan 14 PLTS di 6 Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau berkapasitas total 5,3 gigawatt peak,” ucap Prabowo dalam pernyataan peresmian.
Baca Juga
Prabowo Harap Karhutla Sumatra-Kalimantan Tuntas dalam 1-2 Pekan
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas peluncuran PLTS 100 gigawatt untuk bangsa Indonesia. Kepala Negara menegaskan keseriusan pemerintah dengan menargetkan program PLTS 100 gigawatt ini rampung dalam 3 tahun.
“Kita akan membangun 100 gigawatt. Kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun,” kata Presiden.
Sementara itu, dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan program ini merupakan program strategis yang berdampak positif secara signifikan pada sejumlah aspek. Melalui program ini, pemerintah dapat melakukan penghematan APBN, penghematan diesel, penciptaan lapangan kerja, hingga penurunan emisi karbon.
“Total investasinya dari 100 gigawatt adalah kurang lebih sekitar USD73 miliar atau setara dengan Rp 1.140 triliun lebih. Dari total pekerjaan ini bisa kita melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun Rp 73,9 triliun, bisa menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 5,52 juta lapangan kerja,” kata Bahlil.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Uang Hasil Berantas Korupsi Kembali untuk Rakyat
Mengawali program PLTS 100 GWp, sebanyak 14 PLTS di enam provinsi diluncurkan.
Keempat belas PLTS yang diluncurkan, yakni:
1. PLTS Tembesi di Provinsi Kepulauan Riau;
2. PLTS Pulau Sembur di Provinsi Kepulauan Riau;
3. PLTS Pulau Rengit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
4. PLTS Saguling di Provinsi Jawa Barat;
5. PLTS Purwakarta di Provinsi Jawa Barat;
6. PLTS Jatiluhur di Provinsi Jawa Barat;
7. PLTS Cirata di Provinsi Jawa Barat;
8. PLTS Jatigede di Provinsi Jawa Barat;
9. PLTS Waduk Gajah Mungkur di Provinsi Jawa Tengah;
10. PLTS Karangkates di Provinsi Jawa Timur;
11. PLTS Madura di Provinsi Jawa Timur;
12. PLTS Pasuruan di Provinsi Jawa Timur;
13. PLTS Banyuwangi di Provinsi Jawa Timur; dan
14. PLTS Site Gilimanuk di Provinsi Bali.
Program ini, kata Bahlil, merupakan kerja bersama dari seluruh pihak termasuk kementerian/lembaga lain, TNI, dan Polri dalam mendorong terlaksananya program.
"Saya ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh kementerian/lembaga yang telah membantu mendukung sehingga acara ini bisa terlaksana,” ujar Bahlil.
