Prabowo Bukan Presiden Sempurna, tetapi Berani Ambil Keputusan untuk Masa Depan Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom Fahd Pahdepie menyatakan Presiden Prabowo Subianto bukanlah presiden yang sempurna. Namun, Prabowo tegas dan berani mengambil keputusan untuk masa depan bangsa.
Ditekankan, tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Demikian juga seorang presiden.
"Setiap presiden memiliki kekurangan. Presiden Prabowo pun bukan manusia sempurna. Namun, semua orang yang objektif harusnya mengakui Presiden Prabowo adalah peesiden yang tegas dan berani," kata Fahd dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga
Mensesneg Jelaskan Konsep Dokter Terbang yang Disebut Pidato Prabowo
Dikatakan, buku Overdoing Democracy karya Robert B Talisse menjelaskan mengapa, walaupun seorang pemimpin telah berbuat begitu banyak kebaikan, selalu ada pihak yang mencoba menjatuhkannya. Menurut Talisse, demokrasi dapat “berlebihan” ketika pilihan politik tidak lagi sekadar pilihan, tetapi berubah menjadi identitas diri.
"Akibatnya, kebijakan tidak lagi dinilai berdasarkan manfaatnya. Fakta tidak lagi dibaca dengan kepala dingin. Apa pun yang dilakukan pemimpin dari kubu yang tidak disukai akan selalu dianggap salah, dicurigai, atau dipelintir," katanya.
Bahkan, katanya, saat hasilnya nyata, sebagian orang tetap sulit mengakuinya. Bukan karena tidak ada capaian, tetapi karena mengakui capaian lawan politik terasa seperti mengkhianati kelompoknya sendiri.
Namun, Fahd menyatakan, hal ini tidak berarti presiden tidak boleh dikritik. Ditegaskan, kritik adalah bagian penting dari demokrasi. Namun, yang berbahaya adalah ketika kritik berubah menjadi kebencian, dan kebencian membuat kita menolak kenyataan.
"Karena itu, marilah kita melihat apa yang disampaikan Presiden pada 14 Agustus 2026 dengan jernih," kata penulis buku 2045 Hz: Frekuensi Masa Depan Indonesia itu.
Capaian Pemerintahan Prabowo
Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jumat (14/8/2026) pagi, Prabowo melaporkan telah memutuskan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari atau rata-rata satu keputusan besar setiap lima hari.
Hasilnya, Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan setelah 145 aturan penyaluran pupuk dipangkas, harga pupuk turun 20%. Selain itu, melalui B50, Indonesia berhenti mengimpor solar sejak 1 Juli 2026 dan menghemat devisa sekitar Rp 170 triliun setiap tahun.
Kemudian, sebanyak 290 BUMN yang tidak produktif telah ditutup. Laba BUMN meningkat dari Rp. 186 triliun pada 2024 menjadi Rp. 326 triliun pada 2025.
Selanjutnya, laba PT Timah melonjak sembilan kali setelah 1.000 tambang timah ilegal ditertibkan.
"Namun, capaian paling menyentuh bukan hanya angka dalam neraca negara," katanya.
Dikatakan, terdapat 182 sekolah rakyat yang mengembalikan masa depan anak-anak dari keluarga paling tidak mampu. Ada 71.744 sekolah yang telah dan akan perbaiki pada tahun 2026.
Tak hanya itu, terdapat 108 juta warga yang telah memperoleh cek kesehatan gratis (CKG) sejak program itu dimulai awal 2025. Kemudian, terdapat koperasi desa, kampung nelayan, rumah sakit, jembatan, dan titik air bersih yang menghadirkan negara lebih dekat kepada rakyat.
"Capaian yang telah kita raih sebagai bangsa sungguh luar biasa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo," katanya.
Sementara itu, dalam pidato pengantar RAPBN 2027 beserta Nota Keuangan pada rapat paripurna DPR, Jumat (14/8/2026) sore, Prabowo membuka jalan untuk menyelesaikan hampir semua masalah besar yang masih dihadapi Indonesia.
Dikatakan, pemerintah akan merenovasi sebanyak 10.000 puskesmas serta membangun dan memperbaiki sebanyak 514 labkesmas akan dibangun atau diperbaiki. Selanjutnya, sebanyak 441 RSUD akan dibangun dan direvitalisasi agar pelayanan kanker, jantung, strok, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak tersedia di setiap kabupaten dan kota. Tak hanya itu, seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan harus selesai direnovasi paling lambat pada 2029.
"Pendidikan dan kesehatan terbaik tidak boleh hanya dinikmati warga Jakarta atau kota-kota besar, tetapi juga masyarakat di pulau terluar dan pelosok negeri yang begitu luas," katanya.
Lebih jauh, Fahd menyatakan, Prabowo juga mengumumkan pembangunan PLTS 100 GW, Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Pusat Finansial Internasional Indonesia, optimalisasi aset BUMN, giant sea wall, insentif 1 juta motor listrik nasional, serta kewarganegaraan ganda terbatas untuk merangkul talenta terbaik diaspora Indonesia.
Bahkan, kebocoran belanja pemerintah mulai ditutup. Konsolidasi pengadaan senilai Rp. 1.200 triliun berpotensi menghasilkan efisiensi hingga Rp. 360 triliun. Uang sebesar itu dapat digunakan untuk memperbaiki lebih banyak sekolah, Puskesmas, rumah sakit, dan kehidupan warga.
Presiden Prabowo tidak menjanjikan semua masalah selesai dalam satu malam. Namun, hampir setiap masalah besar yang masih kita hadapi telah dibukakan jalan penyelesaiannya.
"Ia memang tidak sempurna. Namun, ia berani. Berani mengambil keputusan. Berani menutup kebocoran. Berani menghadapi kepentingan besar. Berani memulai pekerjaan yang mungkin hasil akhirnya baru dinikmati anak dan cucu kita," katanya.
Baca Juga
Prabowo Bentuk Bursa Mineral, RI Bidik Jadi Penentu Harga Dunia
Fahd menegaskan, bangsa besar tidak dibangun oleh manusia sempurna. Bangsa besar dibangun oleh pemimpin yang berani memikul tanggung jawab dan warga negara yang mampu menempatkan politik pada tempatnya.
"Kita boleh berbeda pilihan. Kita boleh mengkritik. Namun, jangan sampai perbedaan politik membuat kita kehilangan kejujuran untuk mengakui keberhasilan bangsa kita sendiri," katanya.

