Ketua MPR RI: Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Perubahan, Bukan Penonton Pasif
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat berlandaskan Pancasila.
Pesan tersebut disampaikan Muzani dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 menjelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia sebagai ajakan untuk merenungkan kembali makna perjuangan dan masa depan bangsa.
Dalam pandangannya, generasi muda tidak boleh sekadar menjadi penonton pasif di tengah derasnya arus perubahan zaman. Anak-anak bangsa harus didorong untuk tampil sebagai penggerak utama perubahan.
"Kita harus mendidik mereka bukan sekadar menjadi pintar, tetapi berintegritas. Bukan sekadar bersaing, tetapi tetap menjunjung tinggi gotong royong," ujar Ahmad Muzani, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi dan ekonomi yang dikejar saat ini tidak boleh mengesampingkan nilai-nilai dasar kemanusiaan serta kelestarian lingkungan. Keseimbangan inilah yang menurutnya menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Muzani menekankan bahwa kedaulatan bangsa tetap harus dijaga di tengah keterbukaan global. Menurutnya, kemajuan sejati adalah kemajuan yang berakar pada nilai-nilai Pancasila serta membentuk karakter anak bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Menjelang peringatan hari kemerdekaan, Muzani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali merenungkan simbol Sang Saka Merah Putih sebagai pemersatu bangsa. Ia mengingatkan bahwa keberanian para pahlawan dalam merebut kemerdekaan harus diteruskan oleh generasi hari ini dalam merajut masa depan.
"Jangan biarkan Merah Putih hanya berkibar di ujung tiang, hidupkanlah semangat dalam keberanian membela kebenaran," pungkasnya.

