110 Jembatan Rampung Jelang Hari Bhayangkara
Poin Penting
|
PEKANBARU, investortrust.id - Polda Riau menuntaskan pembangunan dan renovasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu (1/7/2026).
Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperluas akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga pusat kegiatan ekonomi.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menyatakan, hingga akhir Juni 2026, Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Polda Riau telah menyelesaikan seluruh target pembangunan sebanyak 110 jembatan.
Baca Juga
Eks Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Tersangka Praktik Medis Ilegal
"Alhamdulillah, seluruh target pembangunan telah kami selesaikan, sehingga total 110 Jembatan Merah Putih Presisi kini telah selesai dibangun di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau," kata Adi dalam keterangannya, dikutip Senin (29/6/2026).
Adi menjelaskan, pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama meliputi 27 jembatan yang telah selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Kapolri pada 17 Maret 2026 di Kabupaten Kampar. Sementara itu, tahap kedua mencakup pembangunan dan renovasi 83 jembatan tambahan yang kini telah rampung.
Menurut dia, pembangunan 110 jembatan tersebut merupakan implementasi arahan kepala negara agar negara hadir menjawab persoalan mendasar masyarakat, terutama terkait akses pendidikan, keselamatan, dan peningkatan kesejahteraan.
Pembangunan melibatkan personel gabungan Polda Riau yang terdiri atas Satbrimob, Ditsamapta, Ditpolairud, serta personel dari polres jajaran Polda Riau. Mereka diterjunkan ke berbagai wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam, mulai kawasan pesisir, kepulauan, bantaran sungai, hingga daerah pedalaman.
"Jembatan ini membuka akses anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman, memudahkan masyarakat menuju pelayanan kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta menggerakkan roda perekonomian desa. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian Polri kepada masyarakat," ujar Adi.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menambahkan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi waktu yang tepat untuk mempersembahkan hasil pembangunan tersebut kepada masyarakat sebagai simbol gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi antara polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat.
Ia menyampaikan, setelah peresmian tahap pertama oleh kapolri, Polda Riau kini mempersiapkan peresmian tahap kedua sebanyak 83 Jembatan Merah Putih Presisi yang direncanakan dilakukan oleh Kapolri dalam rangkaian kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026.
"Insyaallah, apabila tidak ada perubahan, ini akan menjadi momentum yang sangat istimewa, karena masyarakat tidak hanya merasakan kemeriahan Hari Bhayangkara, tetapi juga menerima manfaat nyata berupa infrastruktur yang telah selesai dibangun," kata Herry.
Baca Juga
Operasi Katarak Gratis Ini Bikin Ratusan Warga Riau Tersenyum Lagi
Herry berharap seluruh Jembatan Merah Putih Presisi yang telah selesai dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama sebagai penghubung aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
"Semoga seluruh jembatan ini menjadi warisan pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Karena bagi kami, Hari Bhayangkara terbaik adalah ketika kehadiran Polri benar-benar memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat," tutupnya.
