Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Bantah Ditawari Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
JAKARTA, investortrust.id - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri membantah ditawari Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi sebagai menteri keuangan (menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Bantahan itu disampaikan Chatib Basri seusai bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Chatib menekankan, pertemuan tersebut terkait posisinya sebagai anggota DEN dan membahas mengenai isu ekonomi.
"Enggak ada. Masa.. Ini kita bahas soal ekonomi kok," kata Chatib Basri seusai pertemuan.
Baca Juga
Selain Chatib Basri, pertemuan itu juga turut dihadiri Ketua DEN Luhut Pandjaitan dan anggota DEN lainnya, Septian Hario Seto dan Mochammad Firman Hidayat.
Chatib Basri hanya tertawa saat dikonfirmasi kembali mengenai adanya tawaran menjadi menkeu.
"Makasih ya," jawabnya singkat.
Sebelumnya, Luhut mengungkap isi pertemuan jajaran DEN dengan Prabowo tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Luhut menjelaskan hasil survei yang dilakukan DEN terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Luhut menyatakan, survei dilakukan di sekitar 800 titik.
"Kami dipanggil oleh Presiden saya kira penjelasan pertama adalah hasil survei yang dilakukan DEN, mengenai pelaksanaan MBG. kita lakukan di 800 titik. Jadi betul-betul dengan profesional, kami di DE menjaga betul kredibilitas kami, itu kami laporkan kepada Presiden," kata Luhut dalam keterangan pers seusai pertemuan dengan Prabowo.
Sementara itu, Septian Hario Seto menjelaskan, dalam survei tersebut, DEN ingin melihat ekosistem rantai pasokan atau supply chain yang terbentuk dari adanya program MBG. Sebanyak 800 titik dipilih secara random sebagai sample survei untuk merepresentasikan program MBG. Dari survei tersebut, DEN menemukan sebanyak 86,9% satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG setidaknya memiliki satu suplier UMKM.
"Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini. Jadi ini membuktikan bahwa program MBG ini selain tadi mencapai tujuan presiden mencapai perbaikan gizi anak-anak Indonesia, ini juga menciptakan ekosistem suplai chain yang baru," katanya.
Selain mengenai survei DEN terkait program MBG, pertemuan itu juga membahas pelaksanaan digitalisasi pemerintahan berbasis AI atau Gov Tech dan kondisi makroekonomi nasional.
Kehadiran Chatib Basri dan Luhut di Istana menarik perhatian. Hal ini antaran kehadiran Chatib di Istana terjadi di tengah merebaknya isu Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.
Isu yang beredar menyebut Chatib Basri akan mengisi posisi menkeu menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Chatib Basri mengaku tak tahu menahu mengenai isu tersebut.
Baca Juga
Sambangi Istana Bersama Chatib Basri, Luhut Sambut Positif Kenaikan BI Rate
Sebelumnya, Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kembali menegaskan tidak ada rencana Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Untuk itu, Pras, sapaan Prasetyo Hadi membantah isu yang menyebut anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri akan menjabat menteri keuangan (menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Itu tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle," kata Pras di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

