Tak Hanya MBG, Prabowo Rutin Terima Laporan dan Evaluasi Seluruh Program Pemerintah
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto rutin menerima laporan terkait program-program pemerintah. Tak hanya itu, Prabowo juga selalu memonitoring dan mengevaluasi program-program yang dilakukan seluruh kementerian dan lembaga.
Prabowo diketahui mencopot Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai kepala dan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pencopotan itu dilakukan Prabowo setelah mengevaluasi dan memonitoring program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan BGN selama 1,5 tahun. Tak hanya itu, Prabowo juga menerima laporan dari sejumlah kementerian terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat MBG.
Baca Juga
Prabowo Bakal Tambah Anggaran KPK hingga Kejagung untuk Perkuat Pengawasan MBG
Sehari setelah dicopot sebagai pimpinan BGN, Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung ditetapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program MBG.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, Presiden Prabowo tidak hanya menerima laporan dan mengevaluasi program MBG, tetapi juga seluruh program pemerintah
"Jadi beliau ya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan memang rutin seluruh program, seluruh kementerian dilakukan monitoring, dilakukan evaluasi," kata Pras, sapaan Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Meski demikian, Pras menyatakan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan Prabowo tidak selalu berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. Evaluasi dan monitoring ini untuk memastikan seluruh program berjalan maksimal.
"Tapi kan makna monitoringnya kan tidak kemudian selalu sudah mengarah kepada suatu kejadian atau suatu tindakan kan. Lebih kepada program-program yang harus segera dijalankan oleh kementerian masing-masing," katanya.
Baca Juga
BGN Tak Lagi Kejar Target 82,9 Juta Penerima MBG, Fokus Perbaiki Kualitas Program
Pras menyatakan, Prabowo telah memerintahkan aparat penegak hukum, dan lembaga pengawas, seperti KPK, Kejagung, kepolisian, dan BPK untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan program MBG dan program pemerintah lainnya. Untuk itu, Prabowo akan memperkuat tiap lembaga penegak hukum, termasuk dengan menambah anggaran jika diperlukan.
"Memang semangatnya kita betul-betul mau berusaha sekeras-kerasnya memerangi budaya korupsi ini," katanya. .

