Kemenhan Tegaskan Komcad Bukan Wajib Militer, ASN Tetap Kembali ke Profesi Masing-masing
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan program Komponen Cadangan (Komcad) bukan merupakan wajib militer. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengikuti pelatihan tetap kembali menjalankan profesi dan pekerjaan masing-masing setelah menyelesaikan program.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemenhan, Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan, Komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang disiapkan untuk memperkuat komponen utama, yakni TNI. Namun, status peserta tidak berubah menjadi prajurit aktif.
“Jadi begini dalam konteks KPI, ini mereka bukan wajib militer tapi kembali sesuai profesi masing-masing,” kata Gabriel di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Gabriel, anggota Komcad yang berasal dari aparatur sipil negara (ASN), masyarakat umum, maupun sektor swasta tetap menjalankan tugas dan profesinya setelah menyelesaikan latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Meski demikian, mereka tetap menjadi bagian dari sumber daya pertahanan yang telah dipersiapkan negara.
Ia menjelaskan pembentukan Komcad diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Dalam regulasi tersebut, Komcad dapat dimobilisasi untuk memperkuat kekuatan pertahanan apabila negara menghadapi kondisi tertentu, termasuk keadaan darurat perang.
Meski memiliki fungsi pertahanan, Gabriel menegaskan tujuan utama pembentukan Komcad saat ini adalah memperkuat karakter, disiplin, nasionalisme, dan semangat bela negara. Menurutnya, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi penting untuk menghadapi berbagai tantangan nasional yang semakin kompleks.
Baca Juga
1.758 ASN Resmi Jadi Komcad, Kemenhan: Gelombang Kedua Dibuka Agustus 2026
Lebih lanjut, ia mengatakan sistem pertahanan Indonesia tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Karena itu, Komcad menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kesiapan nasional.
“Bagaimana terus kita memantapkan agar kebersamaan dalam sistem pertahanan yang sudah kita siapkan itu betul-betul tidak hanya dalam bentuk istilah saja tetapi secara fisik jelas,” ujarnya.
Untuk menjaga kesiapan anggota Komcad, Kemenhan menyiapkan program pemeliharaan dan evaluasi secara berkala setelah peserta kembali ke lingkungan kerja masing-masing. Hasil evaluasi itu akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan proyeksi pengembangan Komcad pada masa mendatang.

