Lewat Program Kurban Jadi Rendang, Sandiaga Salurkan Makanan bagi Masyarakat Prasejahtera
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno membagikan 1.000 porsi rendang hasil olahan daging kurban kepada warga Kampung Cahaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Kurban Jadi Rendang” tersebut digelar YIS bersama Muslimverse sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat prasejahtera di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Kampung Cahaya atau yang dikenal sebagai Kampung Gasong merupakan kawasan permukiman di belakang pusat perbelanjaan Kota Kasablanka yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pemulung.
Sandiaga mengatakan program tersebut bertujuan memastikan manfaat daging kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, pengolahan daging menjadi rendang dipilih karena memiliki daya tahan lebih lama dan lebih praktis untuk dikonsumsi.
“Di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus mengalami kenaikan dan berdampak pada masyarakat kecil, kepedulian sosial melalui pembagian rendang ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga,” ujar Sandiaga dalam siaran pers, Minggu (31/5/2026).
Baca Juga
Ia menambahkan, ratusan paket rendang yang dibagikan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu.
Sandiaga berharap program sosial tersebut dapat memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi sebagian masyarakat.
Baca Juga
Semangat Berbagi Idul Adha, BRI Group Distribusikan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban
“Dengan semangat Kurban Jadi Rendang, Ribuan Senyum Tersajikan, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus berbagi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Melalui program tersebut, hampir 1.000 warga Kampung Cahaya dan sekitarnya menerima paket rendang yang siap dikonsumsi sebagai bagian dari pemanfaatan daging kurban yang lebih berkelanjutan dan tepat sasaran.

