Datangi Bareskrim Polri, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Bantah Kena OTT
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya membantah terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum (APH). Hal itu disampaikan Sony saat menyambangi gedung Bareskrim Polri, Senin (25/5/2026).
Sony mengatakan, kehadirannya di Bareskrim Polri membuktikan dirinya tidak terkena OTT.
"Saya responsnya, hari ini ada di sini berbicara dengan rekan-rekan (media),” kata Sony dikutip dari Antara.
Baca Juga
KPK Nilai Infrastruktur BGN Belum Siap Kelola Anggaran Jumbo MBG
Sony mengaku kehadirannya di Bareskrim untuk berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri terkait maraknya kasus dugaan penipuan dan jual beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Koordinasi ini dilakukan menyusul banyaknya kasus penipuan jual beli titik SPPG di daerah-daerah.
“Semakin hari banyak informasi yang saya dapatkan tentang korban-korban oknum tersebut. Oleh karena itu, saya perlu mengambil langkah berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri yang juga di dalamnya banyak berkomunikasi dengan polres jajaran,” kata Sony.
Salah satu kasus yang cukup signifikan adalah yang dilaporkan di Polda Jawa Barat dengan 21 korban dan total kerugian mencapai Rp 1,9 miliar.
“Itu korbannya 21 orang. Jadi, rata-rata per orang kerugiannya Rp100 juta,” katanya.
Sony berharap koordinasi dengan jajaran kepolisian dapat membantu mengungkap para yang memanfaatkan dan mencoreng program MBG.
Baca Juga
Zulhas Telpon Kepala BGN, Minta Menu MBG Pakai Telur Demi Bisa Stabilkan Harga
“Program ini harus kita jaga. Program ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di bawah banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Sebelumnya, beredar informasi yang menyebut Sony terkena OTT oleh salah satu APH, yaitu Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (21/5/2026). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna telah membantah kabar tersebut.

