Ganjar Minta Maksimalkan Potensi Gas Sebelum Lakukan Transisi Energi
JAKARTA, investortrust.id – Calon presiden (capres) nomor 3, Ganjar Pranowo meminta untuk memaksimalkan potensi gas yang ada di Indonesia sebelum melakukan transisi energi ke energi baru terbarukan (EBT). Hal tersebut disampaikan Ganjar menjawab pertanyaan mengenai visi dan misi dalam mengimplementasikan ekonomi hijau di acara RISE 2024 di Pos Bloc, Jakarta, Minggu (14/1/2024).
“Jangan melompat cepat-cepat karena kita tidak menyiapkan dengan baik. Maka coba pertimbangkan potensi gas, maka gas yang kita miliki cukup besar, maka manfaatkan dulu untuk menuju ke energi baru terbarukan,“ kata Ganjar.
Baca Juga
Ganjar Minta Kasus Wadas dan Rembang Dibahas saat Debat Cawapres Pekan Depan
Menurut Ganjar, potensi gas di Indonesia sangat besar. Sebagai contoh, Ganjar menyebutkan di kawasan rawa saja, Indonesia memiliki potensi gas dengan kedalaman hanya sekitar 30 sampai dengan 50 meter.
“Di situ ada gasnya maka daerah tertentu mereka itu bekas rawa atau ada timbunan yang cukup banyak dan itu tidak terlalu dalam 30-50 meter. Dibor saja keluar gasnya biasanya bercampur dengan air,” jelasnya
Baca Juga
Atasi Kemiskinan di Desa, Ganjar Buat Program Satu Keluarga Satu Sarjana
Gas tersebut dapat langsung dialirkan menuju seluruh rumah tangga. Hal itu dapat dilakukan setelah gas dipisahkan dari air.
“Gasnya ini langsung mengalir ke seluruh rumah tangga dan pemerintah fasilitasi dengan mapping atau pemetaan, dan itu langsung masuk ke rumah tangga. Akhirnya mereka mengelola meminta iuran perawatan seandainya ada pipa bocor, prinsipnya tidak dikenai biaya,” katanya.

