Dipergunakan Prabowo selama KTT ASEAN Filipina, Begini Cara Maung Tiba di Cebu
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menggunakan mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine selama perhelatan KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Untuk pertama kalinya, Prabowo menggunakan mobil kepresidenan Maung di forum internasional.
Kehadiran Maung ini menjadi daya tarik bagi para delegasi di KTT ASEAN maupun masyarakat Cebu.
Baca Juga
Peci Hitam dan Maung, Prabowo Tunjukkan Jati Diri Indonesia di KTT ASEAN
Kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine berada di Cebu dengan dikirim menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. Pengiriman mobil kepresidenan ini tidak hanya menunjukkan kesiapan pengamanan dan dukungan logistik negara, tetapi juga memperlihatkan kepercayaan Indonesia terhadap produk industri pertahanan dalam negeri untuk tampil di forum internasional.
Mobil kepresidenan karya anak bangsa produksi PT Pindad itu telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026. Dari dalam lambung pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung MV3 Garuda Limousine dibawa langsung dari Indonesia untuk mendampingi mobilitas Presiden Prabowo selama agenda kenegaraan berlangsung.
Kehadiran Maung di Filipina mencuri perhatian di tengah deretan kendaraan delegasi negara-negara ASEAN. Bukan kendaraan impor ataupun mobil kenegaraan asing, Prabowo memilih menggunakan kendaraan produksi nasional sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di panggung dunia.
Mobil berwarna putih tersebut tampil dengan desain eksklusif dan maskulin. Maung MV3 Garuda Limousine merupakan varian terbaru dari keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad. Kendaraan ini dirancang khusus dari platform MV3 sebagai kendaraan resmi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi.
Baca Juga
Gunakan Maung di Cebu, Prabowo Curi Perhatian dan Disambut Bangga Diaspora RI
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan penggunaan Maung dalam forum internasional memiliki makna yang jauh melampaui fungsi kendaraan operasional presiden semata.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” kata Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Minggu (10/5/2026).
Bagi Indonesia, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di level internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.
Seusai digunakan Presiden Prabowo selama rangkaian KTT ASEAN ke-48, Maung MV3 Garuda Limousine kembali pulang ke Indonesia menggunakan pesawat Airbus A400M TNI AU, menutup perjalanan diplomasi kendaraan karya anak bangsa di Filipina.

