Fadli Zon: Kehadiran Presiden Prabowo di May Day 2026 Adalah Bukti Nyata Keberpihakan pada Buruh
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi langsung Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Dalam pernyataannya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Jumat (1/5/2026), Fadli menegaskan bahwa kehadiran Kepala Negara di tengah-tengah massa buruh merupakan representasi nyata dari komitmen pemerintah dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan tenaga kerja.
"Ini kan menunjukkan keberpihakan dari pemerintah. Dalam hal ini juga Bapak Presiden Prabowo selalu hadir di tengah-tengah buruh dan berpihak kepada kaum buruh," ujar Fadli Zon menanggapi kehadiran Presiden di panggung utama perayaan tersebut, seperti dikutip Antara.
Presiden Prabowo Subianto tiba di kawasan Monas sekitar pukul 08.35 WIB dengan mengenakan pakaian safari cokelat ikoniknya dan menaiki kendaraan taktis Maung MV3. Di sepanjang jalur masuk hingga panggung utama, Presiden menyapa ribuan buruh yang telah berbaris rapi serta melambaikan tangan kepada para pekerja yang antusias ingin bersalaman dengan Kepala Negara.
Baca Juga
Prabowo Hadiri ‘May Day’ di Monas, Jumhur Hidayat Sampaikan Terima Kasih
Menurut Fadli Zon, kehadiran fisik tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan diikuti dengan penguatan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. "Tadi di dalam pidatonya juga beliau menyampaikan keberpihakan itu dengan memberikan regulasi yang menguntungkan kaum buruh, karena memang perlu ada afirmasi untuk kesejahteraan kaum buruh di Indonesia," jelas Fadli.
Lebih lanjut, Fadli Zon menekankan bahwa visi peningkatan kesejahteraan yang diusung Presiden Prabowo tidak hanya terbatas pada sektor industri, tetapi juga mencakup kelompok masyarakat produktif lainnya yang selama ini membutuhkan perhatian ekstra dari negara. Upaya afirmasi ini turut menyasar para petani dan nelayan agar tercipta pemerataan ekonomi yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Fadli meyakini bahwa perhatian khusus terhadap kesejahteraan kaum buruh, petani, nelayan, dan kelompok masyarakat lainnya yang selama ini kurang mendapatkan perhatian akan menjadi motor penggerak bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia secara umum di masa depan.

