Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi 'Game Changer' Prabowo Putus Akar Kemiskinan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyebut sekolah rakyat perlu menjadi game changer untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna memutus rantai kemiskinan.
“Sekolah rakyat harus menjadi game changer yang terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekolah rakyat sesuai dengan Perpres No. 120 tahun 2025 adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penanggulangan kemiskinan dan program kesejahteraan masyarakat,” ucapnya di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Muhaimin menekankan Sekolah Rakyat merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari visi besar untuk menghadirkan pendidikan yang cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat miskin.
Hingga saat ini, terdapat 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dengan menjangkau lebih dari 15.820 siswa dari keluarga miskin.
Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan fasilitas dan ekosistem pembelajaran yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat rentan.
“Oleh karena itu, sekolah rakyat selain menanggulangi dan memutus rantai kemiskinan adalah sistem pendidikan yang adaptif dan kompetitif,” kata Menko Muhaimin.
Baca Juga
Kejar Target, Kemensos Kerahkan 60.000 Pekerja Bangun Sekolah Rakyat Permanen
Pria yang karib disapa Cak Imin itu juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program melalui penguatan tata kelola dan pengembangan masa depan bagi para lulusan sekolah rakyat.
Menurutnya, lulusan Sekolah Rakyat harus dipersiapkan untuk terhubung langsung dengan dunia kerja, dunia usaha, maupun jalur profesi strategis sesuai dengan potensi masing-masing.
“Oleh karena itu sekolah rakyat adalah program yang berkelanjutan, sekolah rakyat adalah kegiatan yang terus menerus dengan visi berkelanjutan, lulusan sekolah rakyat harus menjadi agen pemberdayaan di mana siswa yang berbakat akan terus diberi akses yang memadai,” kata Menko Muhaimin.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi Cak Imin sebagai orang yang pertama kali mendeklarasikan penyelenggaraan sekolah rakyat atas perintah Bapak Presiden pada awal tahun 2025.
“Yang ingin saya tambahkan adalah per hari ini sudah ada 93 gedung sekolah rakyat dalam proses pembangunan, 69% akan tuntas di bulan Juni untuk kita jadikan proses pembelajaran utama,” ujar Mensos.

