Tetapkan Harga Rights Issue, Cashlez (CASH) Bisa Raup Dana Rp 237 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) menargetkan raihan dana senilai Rp 237,21 miliar dari penawaran umum terbatas (PUT) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 996,67 juta atau 41,05% saham baru.
Manajemen CASH dalam prospectus yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (7/4/2026), disebutkan bahwa saham baru tersebut diterbitkan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 238 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 237,21 miliar.
Baca Juga
Kinerja Sesuai Ekspektasi, Analis Pasang Target Tinggi Saham Mitratel (MTEL)
Setiap pemegang 168 saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 17 Juni 2026 berhak memperoleh 117 HMETD yang setiap 1 HMETD memberikan hak untuk membeli 1 saham baru. Dalam pelaksanaan rights issue ini, Andi Wijono Sutiono dan Hasim Sutiono selaku pengendali akan bertindak sebagai pembeli siaga.
CASH menargetkan tanggal efektif HMETD dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 Juni 2026, dengan cum rights dijadwalkan pada 12 Juni 2026 dan pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Juni 2026.
Baca Juga
Prabowo Pacu Transformasi BUMN, Seluruh Restrukturisasi Harus Rampung Tahun Ini
CASH menyatakan seluruh dana hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi operasional. Sekitar 45,44% dana dialokasikan untuk pelunasan utang guna memperkuat posisi keuangan.
Selanjutnya, sekitar 42,17% akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional bulanan, sementara 12,39% sisanya dialokasikan untuk belanja modal, termasuk penguatan infrastruktur teknologi informasi, pengadaan perangkat kerja, serta renovasi fasilitas kantor.

