Saham MNC Digital (MSIN) ARA Saat IHSG Anjlok, Labanya Ternyata Melonjak 140%
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak usaha PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), catatkan kenaikan signifikan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak Rp 165 (24,63%) menjadi Rp 835 pada perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4/2026).
Kenaikan tersebut juga diikuti dengan penguatan harga sejumlah saham emiten yang dikendalikan Harry Tanoesoedibjo, seperti MNCN, KPIG, IATA, BHIT, MSKY, dan BCAP. Seluruh saham tersebut catatkan lompatan harga di saat indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI turun tajam 12,5%.
Baca Juga
IHSG Dibuka Anjlok 0,44%, Sebaliknya Saham YPAS Langsung Melambung
Lompatan harga saham MSIN hari ini ternyata didukung atas penguatan pesat kinerja keuangan sepanjang 2025. MSIN mencatatkan lomptan EBITDA menjadi Rp 1,038 miliar pada 2025, meningkat 33% secara tahunan (YoY) dari Rp 779 miliar pada 2024. Margin EBITDA juga naik menjadi 27% dari sebelumnya 24%.
Adapun laba atribusi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 256,28 miliar menjadi Rp 889,77 miliar. Laba per saham dasar melambung dari Rp 6,55 menjadi Rp 16,07 per saham.
Baca Juga
RI Kantongi 17 Kesepakatan Bisnis dengan Korsel Senilai Lebih Dari Rp 173 Triliun, Ini Daftarnya
Kenaikan tersebut berimbas terhadap kenaikan laba bersih MSIN sebanyak 140% YoY menjadi Rp 985 miliar pada 2025, dibandingkan Rp 410,8 miliar pada tahun sebelumnya. Margin laba bersih juga naik signifikan menjadi 26% dari 13%.
Kinerja positif tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 3,83 triliun pada 2025, naik 18% YoY dari Rp 3,23 triliun pada 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi berkelanjutan ekosistem digital perseroan, yang ditopang kinerja kuat pada konten, intellectual property (IP), monetisasi lainnya, langganan, serta periklanan digital di seluruh platformnya.

