Laba Sentul City (BKSL) Melonjak 5.875% di 2025 Terdorong Lompatan Pendapatan
JAKARTA, investortrust.id – PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil catatkan kenaikan signifikan laba tahun berjalan sebanyak 5.878% menjadi Rp 832,86 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 13,93 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan BKSL, lompatan laba ini ditopang pertumbuhan pesat pendapatan dari Rp 744,07 miliar di 2024 menjadi sebesar Rp2,76 triliun pada 2025. Seiring itu, laba bruto melonjak menjadi Rp 1,57 triliun dari Rp 370,65 miliar pada tahun sebelumnya.
Baca Juga
Gudang Garam (GGRM) Akhirnya Torehkan Kenaikan Laba 59% di 2025, Ini Pendorongnya
BKSL juga berhasil mencatatkan laba usaha senilai Rp 1,05 triliun pada 2025, jauh meningkat dari Rp 23,79 miliar pada 2024. Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan serta pengelolaan beban yang relatif terjaga.
Beban penjualan tercatat sebesar Rp 75,34 miliar, sementara beban umum dan administrasi mencapai Rp 225,47 miliar. Perseroan juga mencatat beban operasional lainnya sebesar Rp 196,38 miliar, serta pendapatan operasi lainnya sebesar Rp 41,11 miliar.
Dari sisi non-operasional, BKSL mencatat laba atas penilaian properti investasi sebesar Rp 51,34 miliar. Selain itu, pendapatan keuangan meningkat menjadi Rp 11,55 miliar, meski beban keuangan masih tercatat sebesar Rp 249,98 miliar.
Baca Juga
Laba Sentul City (BKSL) Lompat, Stabilitas Masih Perlu Pembuktian
Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp 842,65 miliar, naik signifikan dibandingkan Rp 18,22 miliar pada tahun sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan bersih sebesar Rp 9,79 miliar, laba neto tahun berjalan mencapai Rp 832,86 miliar, melonjak dari Rp 13,93 miliar pada 2024.
Kenaikan teresbut mendorong laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BKSL melesat menjadi Rp 830,29 miliar pada 2025, dibandingkan tahun sebelumnya Rp 17,35 miliar. Laba per saham dasar naik dari Rp 0,10 menjadi Rp 4,95 per saham.

