Pendapatan Naik dan Biaya Turun, Ultrajaya Cetak Laba Rp 939 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) membukukan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induks menjadi Rp 939 miliar hingga kuartal III-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 834,68 miliar.
Pertumbuhan laba bersih tersebut berimbas terhadap kenaikan laba per saham dasar diatribuskan kepada pemilik entitas induk dari Rp 80 menjadi Rp 90 per saham. Kemarin, saham ULTJ ditutup di level Rp 1.670.
Baca Juga
Ultrajaya (ULTJ) dalam publikasi laporan keuangan, Selasa (31/10/2023) menyebutkan, kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 5,67 trilun menjadi Rp 6,11 triliun. Laba bruto juga berhasil terkerek dari Rp 1,85 triliun menjadi Rp 1,98 triliun.
Perseroan berhasil memangkas rugi kurs dari Rp 60,99 miliar menjadi Rp 8,09 miliar, sehingga laba usaha naik dari Rp 1,12 triliun menjadi Rp 1,86 triliun. Beban keuangan juga berhasil ditekan dari Rp 97,32 miliar menjadi Rp 40,36 miliar.
Baca Juga
Wall Street Bangkit Didongkrak Saham Teknologi ‘Mega-Cap’, Dow Melesat di Atas 500 Poin
Ultrajaya juga mencatatkan peningkatan pendapatan dari Rp 7,37 triliun menjadi Rp 7,71 triliun. Sedangkan total liabilitas berhasil dipangkas dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 1,27 triliun.

