Iphone 15 Bersiap Masuk Indonesia, Prospek Saham Erajaya (ERAA) Tedongkrak
JAKARTA, Investortrust.id – Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa valuasi saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menarik untuk dilirik, apalagi setelah harga sahamnya turun sekitar 4,5% sepanjang bulan ini.
Analis Samuel Sekuritas Ashalia Fitri mengatakan, peningkatan prospek saham Erajaya sampai akhir tahun ditopang dua faktor. Pertama, potensi peningkatan penjualan perseroan sejalan dengan rilis iPhone 15 akhir tahun 2023, sehingga segmen penjualan selular akan meningkat. Selama ini, penjualan iPhone berkontribusi besar terhdaap total penjualan ERAA dan penjualan perseroan cenderung meningkat setiap ada peluncuran iPhone dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga
“Rasio COGS iPhone terhadap pendapatan ERAA yang mencapai 46.9% pada kuartal I-2023, dibandingkan kuartal I-2022 sekitar 28.9%. Didukung faktor tersebut, kami memperkirakan segmen cellular phone ERAA akan membukukan pendapatan sebesar Rp 47,1 trilliun pada 2023,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan, hari ini.
Kedua, Samuel Sekuritas menyebutkan, Erajaya (ERAA) didukung target pembukaan gerai handset sebanyak 400 gerai gerai tahun ini dapat terealisasi, apalagi setelah persseroan berhasil membuka 292 gerai pada semester I-2023.
Baca Juga
“Melihat pencapaian tersebut, kami meyakini ERAA akan memperlambat laju pembukaan gerai baru dan lebih fokus pada peningkatan produktivitas gerai di pada semester II-2023, sehingga membantu memperlambat peningkatan beban bunga dan utang yang sempat melesat pada semester I-2023,” terangnya.
Dia menambahkan, ekspansi besar-besaran gerai tersebut bakal mulai berbuah pada tahun 2024, sehingga kenaikan laba bersih perseroan diprediksi lebih pesat tahun depan. Sedangkan pertumbuhan laba tahun ini diperkirakan turun tipis akibat peningkatan beban bunga.
Sejumlah kondisi tersebut mendorong Samuel Sekuritas untuk merevisi naik rekomendasi saham ERAA dari hold menjadi buy dengan target harga dipertahankan Rp 550. Target tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun 2024 sekitar 7,6 kali.
Baca Juga
Jumpa Parlemen Jepang, PT PAL Tawarkan Produk Alat Pertahanan
Samuel Sekuritas memperkirakan laba bersih ERAA stagnan sekitar Rp 1,01 triliun tahun ini. Sedangkan pendapatan diperkirakan naik dari Rp 43,46 triliun menjadi Rp 49,46 triliun.

