IHSG Dibuka Anjlok 0,29%, Sebaliknya Saham BNBR Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/2/2026), dibuka melemah 23,96 poin (0,29%) menjadi 8.211. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan sejumlah bursa saham Asia yang berbalik rebound.
Pelemahan dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, sektor konsumer primer, energi, material dasar, konsumer non primer, infrastruktur, teknologi dan keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industri dan kesehatan.
Baca Juga
Laba Energi Mega (ENRG) Melesat 21% di 2025, Nilainya Segini
Meski IHSG melemah, beberapa saham ini melesat, saham JAYA naik 11,93% menjadi Rp 244, POLI menguat 13,64% menjadi Rp 1.995, dan BNBR naik 18,25% menjadi Rp 191.
Kemarin, IHSG ditutup tergerus sebanyak 86,97 poin (1,05%) menjadi 8.235 dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 341,25 miliar oleh investor asing. Net buy terbanyak disumbangkan saham NCKL senilai Rp 648,20 miliar, IMPC senilai Rp 274,41 miliar, dan BBRI mencapai Rp 172,28 miliar.
Baca Juga
Laba Energi Mega (ENRG) Melesat 21% di 2025, Nilainya Segini
Penurunan indeks dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor transportasi 4,54%, konsumer primer turun 2,59%, sektor infrastruktur 2,41%, sektor energi 2,13%, dan sektor properti 2,10%.
Meski IHSG anjlok, beberapa saham berikut catatkan kenaikan harga pesat, MSKY menguat 34,62% menjadi Rp 105, JAYA naik 34,57% menjadi Rp 218, IFSH menguat 25% menjadi Rp 2.000, dan STAR naik 24,41% menjadi Rp 790, dan TKIM melesat 19,67% menjadi Rp 10950.

