IHSG Dibuka Anjlok Usai Libur Panjang, Sebaliknya Saham NOBU, LION, dan MITI Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/1/2025), dibuka melemah 23,27 poin (0,32%) menjadi 7.142,79. Penurunan dipicu atas koreksi sejumlah saham.
Penurunan terdalam melanda saham sektor keuangan, teknologi, kesehatan, material dasar, dan transportasi. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, consumer non primer, dan property.
Baca Juga
Mitra Investindo (MITI) Raih IUP Eksplorasi Pasir Silika, Produksi Ditargetkan Tahun Depan
Meski IHSG dibuka anjlok, sejumlah saham torehkan lompatan harga, yaitu PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik 24,67% menjadi Rp 184, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 22,73% menjadi Rp 810, dan PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dibuka auto reject atas (ARA) sebanyak 24,79% menjadi Rp 730.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), dan PT Falamacon Nonwoven Industri Tbk (FLMC).
IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 66,58 poin (0,92%) menjadi 7.166. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 568,04 miliar didominasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 743,67.
Baca Juga
TINS di Tengah Peningkatan Permintaan Timah Global, Bagaimana Sahamnya?
Koreksi tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 1,43%, teknologi 2,07%, keuangan 0,90%, material dasar 0,77%, sektor energi 0,52%, dan industry 0,56%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property mencapai 2,24% dan consumer non primer 049%.
Meski IHSG ditutun anjlok, dua saham pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,63% menjadi Rp 2.530 dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,53% menjadi Rp 6600.

