IHSG Ditutup Tergerus 1,05%, Sebaliknya Saham MSKY dan JAYA Cetak ARA Kenaikan 34%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026), ditutup tergerus sebanyak 86,97 poin (1,05%) menjadi 8.235. Rentang pergerakan 8.139-8.358 dengan nilai transaksi Rp 22,46 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor transportasi 4,54%, konsumer primer turun 2,59%, sektor infrastruktur 2,41%, sektor energi 2,13%, dan sektor properti 2,10%.
Baca Juga
Intip Kinerja Laba Bank-Bank Himbara di 2025, Siapa yang Paling Melesat?
Tekanan indeks datang dari kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti PTRO, PANI, RAJA, RATU, UNTR, MORA, BUVA, SOHO, hingga PGUN. Penurunan juga dipicu pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BRPT dan CDIA.
Meski IHSG anjlok, beberapa saham berikut catatkan kenaikan harga pesat, MSKY menguat 34,62% menjadi Rp 105, JAYA naik 34,57% menjadi Rp 218, IFSH menguat 25% menjadi Rp 2.000, dan STAR naik 24,41% menjadi Rp 790, dan TKIM melesat 19,67% menjadi Rp 10950. Meski tak ARA, saham ini melesat DIVA naik 27,61% menjadi Rp 208.
Baca Juga
Tindak Lanjut Pertemuan Prabowo-Starmer: OJK dan Inggris Mobilisasi Pembiayaan Iklim
Kemarin, IHSG ditutup naik 41,4 poin (0,50%) menjadi 8.322. Penguatan ini didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor industri 2,21%, sektor konsumer primer 2,71%, sektor kesehatan 2,73%, sektor material dasar 1,03%, dan sektor energi 1,06%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, teknologi, dan transportasi.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham JAYA menguat 35% menjadi Rp 162, SCNP naik 34,94% menjadi Rp 224, KAQI menguat 34,62% menjadi Rp 105, KONI naik 25% menjadi Rp 2.250, dan TKIM melesat sebanyak 20% menjadi Rp 9.150.

