IHSG Ditutup Lanjut Rebound 0,30%, Empat Saham Ini ARA Dipimpin MBTO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/2/2026), ditutup lanjutkan penguatan sebanyak 24,12 poin (0,30%) menjadi 8.146. Meski pergerakan sepanjang hari didominasi pelemahan.
Rentang pergerakan 8.050-8.194 dengan nilai transaksi Rp 22,91 triliun. Penguatan didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,32%, sektor keuangan 1,16%, sektor industry 0,72%, sektor transportasi 0,17%, dan sektor teknologi 0,03%. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham sektor consumer primer dan infrastruktur.
Baca Juga
VKTR Day Dorong Penguatan Kolaborasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Tekanan terbesar IHSG hari ini datang dari kejatuhan saham emiten Happy Hapsoro, yaitu BUVA, MINA, dan PSKT. Hal ini dipicu sentiment negative bahwa saham MINA digunakan sebagai underlying asset reksa dana PADI.
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti MBTO sebanyak 34,51% menjadi Rp 191 dan NZIA naik 34,31% menjadi Rp 137. ARA juga melanda saham INTD sebanyak 24,81% menjadi Rp 332 dan FITT menguat 24,42% menjadi Rp 535. Kenaikan pesat juga melanda saham NASI sebanyak 26,71% menjadi Rp 185.
Kemarin,IHSG ditutup melesat signifikan sebanyak 199,87 poin (2,52%) menjadi 8.122. Kenaikan tersebut ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti sektro material dasar naik 6,52%, sektor industry naik 5,42%, sektor energi menguat 4,49%, sektor teknologi naik 4,91%, sektor transportasi 4,87%, sektor property 4,85%, dan sektor keuangan 0,81%.
Baca Juga
Menkeu Purbaya: Revisi UU P2SK Antisipasi Gejolak Pasar Modal
Kenaikan signifikan tersebut terdorong rebound pesat saham konglomerasi, seperti konglo Prajogo Pangestu dengan kenaikan saham TPIA, BRPT dan CUAN, grup Bakrie ditopang kenaikan saham BUMI dan BRMS, grup Aguan didukung kenaikan saham PANI dan CBDK, grup Happy Hapsoro didukung kenaikan saham RAJA dan RATU, serta grup Haji Isam didukung penguatan saham JARR dan FAST.
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut cetak kenaikan hingga auto reject atas, yaitu saham LMPI menguat 35% menjadi Rp 270, HUMI naik 34,08% menjadi Rp 240, LRNA menguat 34,04% menjadi Rp 252, SOHO naik 25% menjadi Rp 2.800, dan KICI naik 25% menjadi Rp 270, GTSI menguat 24,37% menjadi Rp 296, dan POLU naik 19,97% menjadi Rp 21.925.

