HUMI Ubah Susunan Direksi dan Komisaris, Fokus Pertumbuhan Berkelanjutan dan ESG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Emiten penyedia jasa transportasi energi dan infrastruktur maritim, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Pemegang saham menyetujui Mahdan sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen menggantikan AR Sofyan serta menunjuk Dedi Hudayana sebagai Komisaris menggantikan Daryono. Di jajaran Direksi, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau dikenal Ari Askhara ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Tirta Hidayat, sementara Indra Yurana Sugiarto menjabat Direktur menggantikan Dedi Hudayana.
Direktur Utama HUMI yang baru Ari Askhara menyatakan bahwa perseroan akan mengarahkan strategi pada pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. “Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup,
Baca Juga
Saham Timah (TINS) Melambung ke Level Tertinggi Baru di Atas Rp 4.000, Penguatan masih Berlanjut?
Pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan, berbasis pada integrated maritime & energy logistics nasional, bukan hanya sekadar ship owner,” ujar Ari dalam siaran pers dikutip Kamis (15/1/2026).
Ia menegaskan pentingnya penataan ulang struktur efisiensi, terutama pada aspek biaya operasional, pendanaan, dan keuangan, dengan tetap menjaga keselamatan serta kualitas layanan. Untuk menopang strategi tersebut, HUMI juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga
Humpuss (HUMI) Tambah Kapal, Serapan Capex Jadi US$ 53,14 Juta
Selain itu, jajaran pengurus baru menekankan komitmen HUMI terhadap tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) serta penguatan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Dalam kerangka ESG, HUMI berkomitmen menjadi pelopor best practice pelayaran dengan meminimalkan carbon foot print dan dampak lingkungan, menjalankan roadmap ESG HUMI yang sejalan dengan arah transisi energi nasional dan global,” kata Ari.
Profil Ari Askhara
Ari Askhara merupakan lulusan ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk jenjang sarjana (1990–1994) dan Magister Ilmu Manajemen Universitas Indonesia (1999–2001). Karier Ari dimulai di Bank Mandiri pada 1994–2005 sebelum melanjutkan ke Deutsche Bank pada 2006–2008 dan kemudian Barclays Investment Bank serta Standard Chartered Bank hingga 2011.
Memasuki 2014, Ari beralih ke sektor kepelabuhanan melalui PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Ia kemudian menjabat CFO dan Risk Director di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Ari juga pernah menduduki posisi Direktur Utama Pelindo pada 2017–2018 serta Direktur Utama Garuda Indonesia pada periode 2018–2020.

