WSKT Garap Proyek Sekolah Rakyat di Aceh Senilai Rp 757,05 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali dipercaya menggarap proyek Sekolah Rakyat (SR). Proyek dengan nilai kontrak Rp 757,05 miliar tersebut akan direalisasikan di tiga wilayah di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.
Prosesi penandatanganan kontrak Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 2 berlangsung di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko.
Ari menuturkan pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh menjadi wujud komitmen Perseroan dalam mendukung program pemerintah sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat diyakini tidak hanya meningkatkan pemerataan mutu pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami bersyukur sekaligus merasa bangga, dapat dilibatkan kembali dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Proyek ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia di sejumlah daerah yang sulit mengakses fasilitas pendidikan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, SR pun termasuk dari program prioritas Presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air. Maka dirinya menegaskan, Waskita Karya akan mempercepat penyelesaian bangunan tersebut agar bisa segera digunakan.
Baca Juga
Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru Rp 719,25 Miliar Bangun Sekolah Rakyat
Melalui Sekolah Rakyat, lanjut dia, negara akan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem. Program tersebut, kata Ari, juga menjadi salah satu upaya pemerintah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul guna mendorong visi Indonesia emas 2045.
"Kami percaya, semakin cepat penyelesaian bangunan dilakukan, semakin cepat pula masyarakat menerima manfaat dari program ini. Bagi Waskita, pengerjaan Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar memenuhi tugas, melainkan juga sebuah upaya mencerdaskan seluruh anak bangsa," tuturnya.
Ari melanjutkan, Perseroan nantinya mengerjakan bangunan sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian asrama siswa, asrama guru, kantin, sarana olahraga, sarana ibadah, dan gedung serbaguna.
Sebagai informasi, pada pertengahan November 2025 Waskita Karya telah dipercaya membangun SR di lima kabupaten di Sulawesi Selatan senilai Rp 1,23 triliun. Berikutnya pada awal Desember, Perseroan pun mendapat kontrak baru berupa pembangunan SR di empat kabupaten dan satu kota di Jawa Timur dengan total nilai sebesar Rp 1,16 triliun. Ada pula SR di Sumatra Selatan senilai Rp 719,25 miliar yang diraih pada akhir Desember tahun lalu.

