IHSG Sesi I Ditutup Stagnan, Sebaliknya LABA hingga MBSS Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (16/12/2025), ditutup melemah tipis 0,18 poin atau stagnan level 8.649. IHSG bergerak dalam rentang 8.611-8.700 dengan nilai transaksi Rp 12,27 triliun.
Pergerakan indeks ditopang kenaikan saham sektor energi, sektor konsumer non primer, sektor industry, sektor teknologi, sektor property, dan sektof infrastruktur. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, dan keuangan.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Dirikan Anak Usaha Kinarya Medika Selaras, Manajemen Ungkap Tujuan Ini
Di tengah pergerakan tersebut, beberapa saham catatkan kenaikan pesat, yaitu saahm LABA naik 32,19% menjadi Rp 193, SOCI naik 24,69% menjadi Rp 404, MBSS naik 22,32% menjadi Rp 2.740, dan SSTM naik 21,45% menjadi Rp 2.010.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 10,84 poin (0,13%) menjadi 8.649. Sebaliknya pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 247,50 miliar terbanyak IMPC senilai Rp 448,81 miliar, BMRI mencapai Rp 211,79 miliar, dan SILO senilai Rp 192,79 miliar.
Penekan utama IHSG datang dari penurunan saham big cap, seperti DSSA sebanyak 5,08%, MLPT melemah 7,90%, MORA melemah 10,82%, dan BYAN melemah 2,61%. Tekanan juga datang dari pelemahan saham RAJA, RATU, PANI, hingga INKP.
Baca Juga
Menko Airlangga Usulkan Kerja dari Mana Saja (WFA) di Tanggal 29-31 Desember 2025
Adapun sejumlah saham ini justru cetak kenaikan harga hingga auoto reject atas (ARA), yaitu saham PPRE menguat 34,19% menjadi Rp 157, ERTX naik 34,03% menjadi Rp 256, dan VINS naik 34,18% menjadi Rp 212.
ARA juga melanda saham BEER sebanyak 25% menjadi Rp 260, CSIS naik 25% menjadi Rp 550, KONI naik 25% menjadi Rp 2.850, CARE menguat 25% menjadi Rp 725. ARA selanjutnya dicadtat MBSS sebanyak 24,79% menjadi Rp 2.240, KOKA sebanyak 24,75% menjadi Rp 252, BALI naik 24,71% menjadi Rp 2.170, RLCO menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan NATO naik 24,51% menjadi Rp 254.

