IHSG Sesi I Melesat Jadi 8.709, Saham ARA Bertaburan Dipimpin VINS hingga NATO
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (15/12/2025), ditutup menguat 48,94 poin (0,57%) hingga kembali ke atas level 8.709. Rentang pergerakan 8.622-8.717 dengan nilai transaksi Rp 18,45 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor kesehata 3,79%, material dasar 1,28%, konsumer primer 1,17%, sektor keuangan 1,45%, industry 0,89%, dan sektor konsumer non primer 0,38%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, property, dan teknologi.
Baca Juga
Harga Emas Sentuh 2,464 Juta Per Gram, Dipicu Geopolitik dan Perubahan Kebijakan The Fed
Di tengah penguatan lompatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auoto reject atas (ARA), yaitu saham VINS naik 34,18% menjadi Rp 212. ARA juga melanda saham CSIS naik 25% menjadi Rp 550, KONI naik 25% menjadi Rp 2.850, dan CARE menguat 25% menjadi Rp 725.
ARA juga melanda saham MBSS sebanyak 24,79% menjadi Rp 2.240, BALI naik 24,71% menjadi Rp 2.170, RLCO menguat 24,55% menjadi Rp 685, dan NATO naik 24,51% menjadi Rp 254.
Adapun akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat sebanyak 40 poin (0,46%) menjadi 8.660. Kenaikan didukung penguatan penguatan sebanyak 275 saham dengan kenaikan hingga ARA dibukukan beberapa saham, seperti BRMS.
Baca Juga
Rayu Bos Lion Air Group, Muhaimin Resmikan Kembali Rute Penerbangan Kualanamu ke Bener Meriah
Kenaikan indeks sepanjang pekan lalu mencapai 0,32% menjadi 8.660. Kenaikan tersebut berdampak terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp 15.882 triliun.
Berdasarkan data BEI, penyumbang utama lompatan indeks datang dari kenaikan harga saham emiten grup Bakrie, seperti BUMI melesat 54,62%, BRMS menguat 25,51%, ENRGI menguat 32,78%, dan DEWA melesat 46,84. Kenaikan juga ditopang penguatan saham big cap, seperti DSSA, BRPT, MORA, AMMN, dan DCII.

