Anak Usaha MDLA Gandeng Merck, Perluas Distribusi Produk Kesehatan di RI
JAKARTA, investortrust.id – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) melalui anak usahanya, PT Anugrah Argon Medica (AAM), resmi ditunjuk sebagai distributor produk obat resep PT Merck Tbk di Indonesia. Kerja sama ini efektif berlaku mulai 1 Desember 2025.
Penandatanganan kemitraan dilakukan oleh Direktur Utama AAM, Juliwaty, dan Commercial Director, Budi Lim; serta President Director PT Merck Tbk, Evie Yulin, dan Finance Director, Bambang Nurcahyo.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Memasuki Fase Pertumbuhan Kuat 2026, Intip Prospek dan Target Sahamnya
Direktur Utama AAM Juliwaty menyebut penunjukan ini merupakan pencapaian penting setelah melalui proses seleksi mitra distribusi Merck yang sangat ketat. “Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan Merck untuk mendistribusikan produk mereka mulai 1 Desember 2025,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/12/2025).
Kolaborasi AAM dan Merck akan memperkuat rantai pasok, meningkatkan integritas data distribusi, serta memperluas jangkauan produk kesehatan Merck di pasar domestik. Kemitraan ini juga mencerminkan kepercayaan mitra global terhadap kapabilitas operasional AAM yang dinilai konsisten memenuhi standar distribusi internasional.
President Director PT Merck Tbk Evie Yulin menegaskan pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan berharap kolaborasi dengan AAM dapat memastikan ketersediaan produk kesehatan bagi pasien di tengah tantangan industri yang semakin kompleks.
Baca Juga
Faktor Ini Dongkrak Laba MDLA Jadi Rp 294 Miliar per September 2025
Sementara itu, Direktur Utama MDLA Krestijanto Pandji menilai kerja sama AAM–Merck akan memperkuat peluang pertumbuhan pendapatan MDLA melalui optimalisasi jaringan distribusi dan penetrasi produk Merck yang memiliki potensi pasar kuat di Indonesia. Kemitraan ini juga menjadi bagian dari strategi MDLA dalam memperluas portofolio prinsipal dan memperkuat posisi grup sebagai mitra distribusi tepercaya.
Dengan kepercayaan dari puluhan prinsipal nasional dan global, AAM terus mempertahankan tren pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi ekspansi bisnis di sektor kesehatan yang terus berkembang.

