Net Sell Rp 283 Miliar, Asing Obral Saham BUMI hingga Tiga Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 283,93 miliar, seiring dengan penurunan Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/11/2025), sebanyak 56,27 poin (0,65%) menjadi 8.545 dengan nilai transaksi Rp 25 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 659,51 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 303,98 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 157,97 miliar, PT Sinergi Andalan Prima Tbk (INET) se banyak Rp 119,78 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 104,48 miliar.
Sebaliknya net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) Rp 480,06 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 144,08 miliar, PT Impact Pratama Tbk (IMPC) Rp 139,50 miliar, PT Sentul City Tbk (BKSL) Rp 99,54 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 81,35 miliar.
Baca Juga
Purbaya Pastikan APBN yang Dijalankan Tak Mencekik Perekonomian
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer non primer, energi, teknologi, keuangan, konsumer primer, hingga kesehatan. Sebaliknya sektor properti, infrastruktur, material dasar, dan industri menguat.
Penurunan juga dipicu pelemahan sejumlah saham big cap, seperti saham DCII turun 2,70%, DSSA melemah 3,20%, TLKM turun 4,03%, saham BBCA melemah 1,19%. Pelemahan juga melanda saham BREN.
Meski indeks melemah akibat aksi ambil untung, tiga saham berikut justru berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham SOTS naik 24,87% menjadi Rp 472, BBYB naik 24,75% menjadi Rp 494, TNCA naik 24,58% menjadi Rp 294, dan CTBN menguat 19,81% menjadi Rp 6.350. Meski tak ARA, ARKO melesat 19,29% menjadi Rp 4.700 dan HUMI naik 15,33% menjadi Rp 158.
Baca Juga
Perkuat Ekosistem 'Waste to Energy', PLN Siap Jadi 'Offtaker' Proyek PLTSa Nasional
Kemarin, IHSG ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) dengan kenaikan 80,25 poin (0,94%) menjadi 8.602. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 550,45 miliar terbanyak BBRI Rp 531,92 miliar, BBCA Rp 222,91 miliar, dan SMGR Rp 183,36 miliar.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham sektor energi naik 2,34%, sektor material dasar menguat 1,68%, keuangan 1,96%, sektor infrastruktur 1,12%, konsumer primer 0,69%, dan teknologi 0,67%. Sedangkan sektor kesehatan turun tipis 0,06%.

