Memasuki Kuartal Terkuat dan Berjalannya Ekspansi, Saham Metrodata (MTDL) Direkomendasi Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) kembali dipertahankan dengan rekomendasi beli oleh Sucor Sekuritas, dengan target harga Rp 840. Rekomendasi beli ini mempertimbangkan posisi perseroan tengah memasuki momentum kuartal terkuat secara musiman bersamaan dengan ekspansi infrastruktur dan meningkatnya kontribusi pendapatan berulang dari solusi digital.
Analis Sucor Sekuritas Dicky Susilo Adi mengungkapkan bahwa MTDL telah merampungkan ekspansi gudang seluas 18.000 m² pada April lalu. Total kapasitas kini mencapai 40.000 m², dengan utilisasi baru 50%, memberikan ruang signifikan untuk pertumbuhan ke depan. Infrastruktur distribusi perusahaan saat ini mencakup lebih dari 330 kota di Indonesia, memperkuat posisi MTDL dalam memperluas pasar.
Baca Juga
Masih Tumbuh, Metrodata (MTDL) Bukukan Laba Rp 469,61 Miliar pada Kuartal III-2025
“Dengan ekspansi infrastruktur, momentum pertumbuhan sektor TI, dan peningkatan pendapatan berulang, MTDL dinilai memiliki prospek kuat menuju 2026m,” tulis riset Sucor Sekuritas yang diterbitkan di Jakarta, pekan ini.
Sumber: Sucor Sekuritas
Terkait kinerja keuangan perseroan hingga September 2025, dia menyebutkan, MTDL pada kuartal III 2025 masih lemah secara tahunan. Perusahaan mencatat laba Rp 175 miliar atau turun 2,3% YoY, namun pulih 24,7% secara kuartalan. Penurunan tersebut akibat pelemahan margin pada segmen Solution & Consulting (S&C) dan Distribution.
Meski demikian, pendapatan segmen distribusi justru melonjak menjadi Rp 5,41 triliun atau tumbuh 25,7% QoQ, menjadi motor pemulihan kuartalan. Secara kumulatif, laba MTDL sepanjang 9 bulan 2025 mencapai Rp 470 miliar, tumbuh 3,1% YoY dan telah memenuhi 88% target setahun penuh.
Baca Juga
Perkuat Bisnis Solusi TI, Metrodata Electronics (MTDL) Suntik Modal Rp 150 Miliar ke Anak Usaha
Margin S&C turun ke 12,2% dibandingkan posisi kuartal III-2024 mencapai 14,1%. Hal ini dipicu pergeseran ke layanan cloud dengan margin lebih rendah serta tekanan harga di industri. Namun manajemen mulai menyeimbangkan kondisi tersebut melalui pertumbuhan kuat pada solusi Cybersecurity dan AI yang memiliki margin lebih tinggi. Pendapatan dari langganan cloud juga meningkat 25%, menjadi katalis pemulihan margin ke depan.
Segmen Distribution menunjukkan ketahanan di tengah lemahnya belanja konsumen dan pemangkasan anggaran pemerintah yang menekan penjualan PC. Penjualan justru tumbuh berkat diversifikasi produk, termasuk lonjakan 27% YoY penjualan smartphone Infinix. Sucor menilai segmen ini tetap solid didukung manajemen risiko valas dan potensi peningkatan permintaan setelah pembatalan kenaikan PPN.

