Di Tengah Volatilitas Pasar, MicroStrategy Tambah Kepemilikan Bitcoin Jadi 641.692 BTC
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan teknologi Strategy Inc (sebelumnya MicroStrategy) kembali memperkuat posisinya sebagai korporasi dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.
Melansir BeInCrypto, Rabu (12/11/2025), perusahaan yang dipimpin Michael Saylor itu mengumumkan pembelian tambahan sebanyak 487 BTC senilai US$ 49,9 juta dengan harga rata-rata US$ 102.557 per koin.
Dengan transaksi terbaru ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy meningkat menjadi 641.692, dengan harga rata-rata akumulasi US$ 74.079 per Bitcoin. Berdasarkan perhitungan tahun berjalan 2025, investasi Bitcoin perusahaan mencatat imbal hasil 26,1%.
Baca Juga
Langkah ini mempertegas strategi akumulasi Bitcoin disiplin dari perusahaan. Namun, pembelian teranyar tersebut juga memunculkan perdebatan, mengingat harga Bitcoin baru saja turun di bawah US$ 100.00 pada awal November, yang memicu kekhawatiran baru soal volatilitas pasar dan keberlanjutan investasi korporasi di aset kripto.
Meski begitu, pihak Strategy menilai penurunan harga tersebut sebagai peluang akumulasi, bukan ancaman. Beberapa hari sebelum pembelian dilakukan, Michael Saylor bahkan menegaskan optimisme jangka panjangnya dengan mematok target harga Bitcoin sebesar US$ 150.000 pada akhir 2025.
Baca Juga
MicroStrategy Kembali Isyaratkan Pembelian Bitcoin, Kepemilikan Tembus US$ 61,4 Miliar
Selain memperbesar kepemilikan Bitcoin, pada Jumat lalu Strategy juga menghimpun dana US$ 770 juta melalui penerbitan saham preferen seri A STRE dengan bunga 10%, yang ditujukan untuk investor institusional.
Dana tersebut digunakan untuk pembelian Bitcoin tambahan serta kebutuhan operasional perusahaan.
Meski begitu, langkah agresif ini diambil di tengah tekanan pasar yang meningkat. Saham Strategy (MSTR) anjlok lebih dari 27% dalam sebulan terakhir, seiring dengan koreksi harga Bitcoin dari level tertinggi sepanjang masa.

