IHSG Ditutup Rebound ke 8.388, Sejumlah Saham Cetak ARA Dipimpin TRON
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/11/2025), ditutup naik 22,05 poin (0,26%) menjadi 8.388. Rentang pererakan 8.366-8.428 dengan nilai transaksi lebih dari Rp 20,26 triliun.
Kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer non primer 1,63%, sektor infrastruktur 1,46%, sektor infrastruktur 1,56%, sektor properti 1,03%, sektor konsumer primer 0,15%, sektor transportasi 1,46%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, teknologi, energi, dan material dasar.
Baca Juga
OJK Optimistis Kinerja 'Multifinance' Tumbuh Positif di 2026, Asal...
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham TRON naik 34,62% menjadi Rp 105, PJHB menguat 25% menjadi Rp 1.000, MORA menguat 24,92% menjadi Rp 4.060, UANG naik 24,85% menjadi Rp 4.220, PUDP naik 24,66% menjadi Rp 910, CSIS menguat 24,53% menjadi Rp 264, dan KDTN naik 24,35% menjadi Rp 286.
Meski tak ARA, sejumlah saham berikut catatkan lomapatan harga pesat, yaitu saham BELL naik 34,38% menjadi Rp 86, KBLV naik 25,79% menjadi Rp 200, MPRO menguat 20% menjadi Rp 9.000, dan ITMA menguat 15,30% menjadi Rp 1.545.
Baca Juga
Target Kinerja dan Saham Astra (ASII) Direvisi Naik, Berikut Faktor Pendorong
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 24,72 poin (0,29%) menjadi 8.366 didukung penjualan bersih (net sell) senilai Rp 649,30 miliar dipengaruhi net sell BBCA Rp 389,31 miliar, DEWA Rp 152,52 miliar, dan BBRI Rp 140,01 miliar. Penurunan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, khususnya seluruh saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti BREN, BRPT, CUAN, hingga CDIA.
Di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu DART naik 34,97% menjadi Rp 220 dan KOBX melesat 34,44% menjadi Rp 242. ARA juga melanda MORA menguat 25% menjadi Rp 3.250, PJHB menguat 25% menjadi Rp 800, UANG naik 24,72% menjadi Rp 3.380, dan FPNI naik 24,27% menjadi Rp 640. Meski tak ARA, saham BUMI melesat 32% menjadi Rp 198.

