Gandeng TBIG hingga CENT, Surge (WIFI) Perkuat Ekosistem Frekuensi 1,4 GHz
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge memperkuat ekosistem frekuensi 1,4 GHz dengan menggandeng berbagai mitra strategis. Perseroan mengeklaim inisiatif ini akan menjadi ekosistem end-to-end 1,4 GHz pertama di dunia, mengingat frekuensi ini merupakan terobosan baru secara global.
Emiten teknologi yang dikenal dengan nama Surge tersebut telah melakukan riset dan pengembangan selama dua tahun bersama mitra teknologi global untuk membangun infrastruktur terintegrasi. Untuk perangkat pelanggan (chipset/CPE), WIFI bekerja sama dengan Qualcomm dan ASR, sedangkan pada sisi Radio Access Network (RAN), perseroan berkolaborasi dengan vendor global seperti OREX SAI, Nokia, Huawei, Baicells, dan Fiberhome.
Baca Juga
Surge (WIFI) Siap Pimpin Pasar Fixed Broadband Indonesia Lewat 5G FWA dan Frekuensi 1,4 GHz
“Perangkat radio komersial telah dikembangkan dan penggelaran perdana dijadwalkan mulai November 2025, dengan peluncuran 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia pada awal tahun depan,” ujar Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong, dalam paparan publik.
Dalam hal infrastruktur, WIFI akan memanfaatkan lebih dari 50.000 menara milik mitra seperti PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) untuk mempercepat pembangunan jaringan Fixed Wireless Access (FWA) 5G di berbagai wilayah.
Teknologi wireless FWA disebut mampu mengeliminasi kebutuhan pemasangan kabel ke rumah serta mempercepat izin dan implementasi lapangan, sehingga target sambungan rumah (home connect) dapat tercapai lebih cepat.
Baca Juga
Siapkan Capex Rp 3,5 Triliun 2025, WIFI Fokus Bangun Jaringan di Wilayah Ini
Target akhir 2025, WIFI menargetkan 2,5 juta home pass dan 1,5 juta home connect dengan take-up rate 60%, tumbuh masing-masing 11,3 kali dan 8,2 kali dibandingkan Desember 2024.
Surge juga menyiapkan paket FWA 100 Mbps seharga Rp 100.000 per bulan, lengkap dengan modem gratis dan kuota unlimited, membidik 54 juta rumah tangga potensial di Indonesia.
Hingga September 2025, Surge telah mencatat 1,51 juta home pass dan 831 ribu home connect dengan take-up rate 55%, sekaligus memperkuat posisinya di pasar broadband nasional. “Target jangka panjang perusahaan adalah mencapai 5 juta home connect per tahun mulai 2026, didukung kolaborasi strategis dengan mitra teknologi dan infrastruktur,” tambah Shannedy.
Baca Juga
Net Buy Berlanjut, Investor Asing kembali Borong BBCA hingga ASII
Untuk menjaga standar pembangunan, perseroan menggandeng NTT East melalui joint training center di lima kota di Jawa. WIFI juga telah memperkenalkan teknologi Wi-Fi 7 dan XGS-PON pertama di Indonesia dengan kecepatan hingga 2 Gbps.
Sebelumnya, anak usaha Surge yakni PT Telemedia memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz di Regional 1 (Jawa, Papua, dan Maluku), wilayah yang mencakup 61% dari total 73,9 juta rumah tangga di Indonesia atau sekitar 45 juta pelanggan potensial.

