IHSG Sesi I Terkoreksi, Saham Emiten Prajogo Ini Tetap Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (7/12/2023), ditutup melemah 17,43 poin menjadi 7.069,97. Sedangkan saham emiten Prajogo Pangestu tetap berjaya.
Pelemahan IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor Kesehatan turun 1,44%, sektor teknologi 1,10%, sektor energi melemah 0,83%, sektor industry turun 0,72%, dan sektor keuangan 0,69%.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Kembali Melesat, BRPT Masuk Jajaran Top 10 Market Cap BEI
Sebaliknya sektor saham yang bertahan menguat adalah saham sektor material dasar 1,06% dan sektor infrastruktur 0,89%.
Meski IHSG terkoreksi, sejumlah saham ini masih berhasil torehkan penguatan dipimpin saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik Rp 135 (10,31%) menjadi Rp 1,445 dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik Rp 210 (6,03%) menjadi Rp 3.690.
Penguatan juga melanda saham saham PT Petrosea Tbk (PTRO) menelasar Rp 650 (10,32%) menjadi Rp 6.950, PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) naik Rp 55 (10%) menjadi Rp 605, dan PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) naik Rp 26 (13,27%) menjadi Rp 222.
Baca Juga
Rihgts PIK2 (PANI) Diperdagangkan, Simak Kembali Target Harganya
Sebaliknya penurunan melanda saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Eratex Djaja Tbk (ERTX), PT Aesler Gurp Internasional Tbk (RONY), PT Metro Realty Tbk (MTSM), dan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).
Indeks kemarin terkoreksi sebanyak 13,46 poin (0,19%) menjadi 7.087,40. Sedangkan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 624,19 miliar di seluruh pasar. Penjualan terbanyak melanda saham BMRI, BEEF, GOTO, BBRI, dan BBCA.

