IHSG Sesi I Menguat 21 Poin, Saham Portofolio Hapsoro Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (3/10/2025), ditutup naik 21,02 poin (0,26%) menjadi 8.092. Rentang pergerakan 8.070-8.114 dengan nilai transaksi Rp 12,87 triliun.
Kenaikan indeks ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor industri 2,54%, sektor konsumer non primer 1,29%, sektor energi 1,11%, sektor teknologi 1,90%, sektor infrastruktur 0,90%. Sebaliknya penurunan melanda saham kesehatan, keuangan, transportasi, dan properti.
Baca Juga
Penjualan Juli Tumbuh Dobel Digit, CLEO Optimistis Semester II-2025 lebih Pesat
Sedangkan saham tercuan hingga auto reject atas (ARA) terdiri ata saham INOV naik 34,04% menjadi Rp 126, KOBX melesat 34,97% menjadi Rp 193, ASLI menguat 34,71% menjadi Rp 163, dan UANG emiten yang dikendalikan Happy Haposoro melesat ARA sejak pembukaan dengan kenaikan 24,74% menjadi Rp 5.925.
ARA juga melanda saham saham BUVA, emiten Hapsoro, sebanyak 25% menjadi Rp 750, AGII sebanyak 25% menjadi Rp 1.250, CBRE naik 24,84% menjadi Rp 1.005, dan PIPA naik 24,38% menjadi Rp 500. Meski tak ARA, saham ini melesat NIKL naik 24,17% menjadi Rp 298, dan PNGO naik 22,63% menjadi Rp 3.030. Lompatan dicatatkan emiten Haporo ini, RAJA naik 23,62% menjadi Rp 4.030 dan MINA naik 22,54% menjadi Rp 212.
Kemarin, IHSG BEI ditutup menguat tipis naik 27,26 poin (0,34%) menjadi 8.071 disertai dengan penjualan bersih saham oleh investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,42 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 913,87 miliar, EMTK Rp 190,16 miliar, dan BBCA Rp 186,58 miliar.
Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor konsumer primer 2,24%, sektor teknologi 1,13%, sektor properti 1,06%, sektor keuangan 1,03%, sektor energi 0,81%, sektor material dasar 0,60%, dan sektor konsumer non primer 0,48%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor industri, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Tipis Masih Dekat Rekor Tertinggi
Sejalan dengan kenaikan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ASLI juga ARA 34,44% menjadi Rp 121, SULI naik 34,51% menjadi Rp 152, DIVA sebanyak 34,31% menjadi Rp 184, TNCA naik 34,12% menjadi Rp 228, UANG menguat 25% menjadi Rp 4.750, dan TFAS menguat 25% menjadi Rp 280.
ARA juga melanda saham LION naik 25% menjadi Rp 800, PIPA naik 24,84% menjadi Rp 402, LPGI naik 24,49% menjadi Rp 610, dan WOOD naik 24,49% menjadi Rp 615. Meski tidak ARA, saham berikut cetak lompatan harga yang mengesankan, seperti saham ESTA naik 28,57% menjadi Rp 162, MCAS naik 22,98% menjadi Rp 990, dan EMAS menguat 16,50% menjadi Rp 4.660.

